Text
Pengembangan Desain Alat Pemotong Kentang Berbentuk Stick Dengan Menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD)
Pada umumnya pengolahan bahan baku stick kentang ini di Sumatera Barat masih
menggunakan cara tradisional yaitu menggunakan pisau. Pemotongan dengan
menggunakan pisau membutuhkan tenaga kerja besar dan efisiensi kerja yang kecil.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menentukan tingkat
kebutuhan konsumen terkait alat pemotong kentang berbentuk stick, serta
mengembangkan desain alat pemotong kentang berbentuk stick sesuai dengan
keinginan dan kebutuhan pelanggan. Metode penelitian yang digunakan adalah
metode Quality Function Deployment yang merupakan metodologi untuk
menterjemahkan keinginan dan kebutuhan konsumen ke dalam suatu rancangan
produk yang memiliki persyaratan teknis dan karakteristik kualitas tertentu.
Berdasarkan diagram House of Quality (HoQ), prioritas tertinggi dari aspek
kebutuhan konsumen yaitu higienis dengan total nilai 4,55 dan mudah digunakan
dan otomatis dengan total nilai 4,45. Pengembangan desain dari aspek kebutuhan
teknis kesesuaian dengan pengguna menjadi prioritas dengan bobot nilai 98,6 dan
desain alat dengan mendapatkan bobot nilai 92,2. Pengembangan desain pada aspek
kebutuhan konsumen berupa Higienis pada mesin pemotong kentang berbentuk
stick adalah dengan menggunakan material Stainless steel sebagai material utama
serta mudah digunakan dan otomatis adalah dengan menciptakan alat pemotong
kentang berbentuk stick yang sudah menggunakan motor listrik sebagai
penggeraknya. Pengembangan desain pada aspek respon teknis berupa kesesuaian
dengan pengguna adalah dengan cara memperbesar corong masuk kentang/ hopper,
serta desain alat dikembangkan menjadi desain mata pisau yang dapat diganti-ganti
sesuai dengan ukuran dan kebutuhan yang diinginkan.
Kata kunci : Pengembangan Desain, Quality Function Deployment, Alat Pemotong
Kentang.
Tidak tersedia versi lain