Text
Analisis Perbandingan Kinerja Alat Pengering Rumah Kaca Tipe Rotari Sistem Tertutup Dengan Sistem Semi Tertutup Terintegrasi Denfan Tungku Biomasa Menggunakan Penukar Kalor Dua Tingkat Untuk Mengeringkan Ikan Nila
Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan performansi alat pengering efek
rumah kaca tipe rotari sistem terbuka (APERK-TR-STPsistem 1 dengan sistem tertutup
(APERK-TR-SST) sistem 2 untuk mengeringkan ikan nila. Pada APERK-TR-STP
sistem 1 ikan dikeringkan dari berat awal 90,56 kg (kadar air awal 69,08 % basis basah
(bb) hingga berat akhir sebesar 30,33 kg (kadar air akhir 20 % bb) pada temperatur rata-
rata 56,38
oC dengan laju aliran massa udara 0,459 kg/s diperlukan waktu selama 12
jam. Sedangkan pada APERK-TR-SST sistem 2 ikan nila dikeringkan dari berat awal
91,49 kg (kadar air awal 69,40 % bb) hingga hingga berat akhir sebesar 19,27 kg (kadar
air akhir 20% bb) pada temperatur rata-rata 53,98 oC dengan laju aliran massa udara
0,459 kg/s diperlukan waktu selama 12 jam . Laju pengeringan (DR) rata-rata untuk
APERK-TR-STP dan APERK-TR-SST masing-masing diperoleh sebesar 13,21 kg/jam
dan 11,28 kg/jam. Laju penguapan air spesifik (SMER) rata-rata untuk APERK-TR-
STP sistem 1 dan APERK-TR-SST sistem 2 masing-masing diperoleh sebesar 0,592
kg/kWh dan 0,418 kg/kWh. Konsumsi energi spesifik (SEC) rata-rata untuk APERK-
TR-STP sistem 1 dan APERK-TR-SST sistem 2 masing-masing diperoleh sebesar 17,57
kWh/kg dan 21,34 kWh/kg. Efisiensi tungku biomassa untuk APERK-TR-STP sistem 1
dan APERK-TR-SST sistem 2 masing-masing diperoleh sebesar 75,32 % dan 52,56 %.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa APERK-TR-STP sistem 1 lebih baik dari
APERK-TR-SST sistem 2 karena mempunyai nilai DR, SMER dan efisiensi lebih besar
dari APERK-TR-STA dan mempunyai nilai SEC yang rendah.
Kata kunci : DR, SMER, SEC, Efesiensi, ikan
Tidak tersedia versi lain