Perpustakaan Institut Teknologi Padang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Kajian Campuran Panas Aspal AC-WC Dengan Filler Kapur Padaman (Ex.Padang Panjang) Berdasarkan Uji Marshall
Penanda Bagikan

Text

Kajian Campuran Panas Aspal AC-WC Dengan Filler Kapur Padaman (Ex.Padang Panjang) Berdasarkan Uji Marshall

Zuldafitra - Nama Orang;

Pada penelitian ini penulis mencoba untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari penambahan kapur padaman sebagai filler terhadap campuran panas aspal aggregat ( AC-WC ) dengan perbandingan material abu batu, dimana kapur padaman mengandung bahan pozzolan seperti halnya Portland Cemen. Bahan pozzolan merupakan bahan mineral senyawa silica atau silica alumunia ( Mineral Admixture ) yang berwarna putih.
Penelitian ini dilaksanakan dengan memvariasikan bahan penambahan filler tersebut dengan komposisi Abu batu + kapur padaman, yaitu dengan perbandingan Abu Batu 100 % + kapur padaman 0 %, Abu Batu 75 % + Abu kapur padaman 25 %, Abu Batu 50 % + kapur padaman 50 %, Abu Batu 25 % + kapur padaman 75 % dan Abu Batu 0 % + kapur padaman 100 %, sedangkan aspal yang dipakai yaitu aspal penetrasi 60/70 dengan persentase variasi kadar aspal 5 %, 5.5 %, 6 %, 6.5 %, 7 % dan 7.5 % dengan menggunakan metode marshall.
Dalam penelitian ini diketahui bahwa dengan penambahan filler Abu batu 100 % + kapur padaman 0 %, Abu Batu 75 % + kapur padaman 25 %, Abu Batu 50 % + kapur padaman 50 %, Abu Batu 25 % + kapur padaman 75 % dan Abu Batu 0 % + kapur padaman 100 % tidak dapat memenuhi semua spesifikasi marshall yang disyaratkan karena karena sewaktu pemadatan menggunakan alat pemadat manual, sedangkan dalam pemadatan membutuhkan energi pemadat yang maksimal, dan juga bisa dilihat Faktor-faktor yang mempengaruhi Void in Mineral Aggregat antara lain gradasi aggregat (komposisi campuran aggregat dan ukuran diameter butir terbesar), energi pemadat, kadar aspal dan bentuk butiran.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
1321-155
Penerbit
- : FTSP-ITP., 2013
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
2008210004
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Zuldafitra
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Institut Teknologi Padang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?