Text
Kaji Ulang Desain Konstruksi Pemecah Gelombang dengan Memakai Groin Tetrapod pada Pantai (Koto Salido) Pesisir Selatan
ABSTRACT
Wilayah pantai merupakan daerah yang intensify manfaatkan untuk kegiatan manusia seperti kawasan pusat pemerintahan, pemukiman, industri, pelabuhan, pertambakan, pertanian, perikanan, pariwisata dan sebagainya.Pantai juga merupakan bagian dari lingkungan kawasan pesisir yang dinamis dan selalu berubah, proses perubahan yang terjadi di pantai merupakan akibat kombinasi berbagai gaya yang bekerja di pantai meliputi angin, gelombang (Triatmodjo,1999). Pantai “koto salido” merupakan salah satu pantai yang terabrasi oleh air laut baik pada saat pasang maupun pada saat surut.Pantai “kotosalido” yang dibatasi dengan panjang garis pantai lebih kurang 2 Km yang berpotensi digunakan sebagai objek pariwisata maupun untuk dermaga sandaran kapal-kapal nelayan yang masuk kemuara pantai koto salido. Daerah di sekitar mulut Muara Batang Salido Painan selalu mengalami perpindahan diakibatkan oleh pengaruh dua arah mata angin dominanya itu angin Barat dan angin Barat Daya. Dari perhitungan, diperoleh tinggi gelombang signifikan 1,75m dengan periode
5,5detik.Elevasi mercu diperhitungkan pada ketinggian air rencana HHWL + RU + FB di dapat Elevasi mercu untuk tetrapod adalah 2,8.Dari hasil perhitungan analisa kalkulasi desain dimensi material tetrapod didapatkan tinggi 5.09 m , lebar puncak 3,7 m, panjang groin 58 m. pantai “koto salido” pesisir selatan adalah beriklim tropis dengan temperature bervariasi antara 24 C sampai 35 C disiang hari dan 23 C sampai 30
C di malam hari dengan kelembaban 90% dengan rata-rata curah hujan iklim di kecamatan IV Jurai rata-rata curah hujan perbulan 57 mm pada saat musim kemarau dan 625 mm pada saat musim penghujan.
Kata Kunci : Dimensi, Tetrapod, Groin Koto Salido
Tidak tersedia versi lain