Text
Pengaruh Penggunaan Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) Terhadap Campuran Panas Aspal, Agregat (AC-WC) pada Pengujian Marshal Menggunakan Aspal Pen 60/70
Abstrak
Potensi Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) hasil Cold Milling Machine sebagai substitusi (perpaduan) agregat RAP dan agregat baru dalam perkerasan jalan dan bahu jalan masih belom optimal penggunaannya. Dengan adanya potensi pemamfaatan RAP dalam campuran beraspal panas maka dilaksanakan penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui kemungkinan penggunaan RAP dalam perkerasan campuran aspal panas bergradasi semi padat dengan bahan pengikat aspal cair Pen 60/70 sehingga material RAP dapat dimamfaatkan lebih optimal. Penelitian ini diawali dengan meneliti karakteristik RAP yang diambil dari hasil bongkaran perkerasan di Ruas Jalan Sandang Pangan Pasar Raya Padang dan material baru yang diambil dari AMP PT. Arpex Primadhamor dan material tersebut ditinjau menggunakan Spesifikasi Umum Bina Marga Revisi 3. Persentase penambahan agregat baru dalam campuran yang akan diuji bergantung pada gradasi RAP. Komposisi campuran harus memenuhi amplop gradasi agregat dan penambahan aspal cair kedalam campuran sesuai dengan perhitungan rencana aspal. Komposisi untuk campuran agregat baru dan agregat RAP yaitu 0% RAP dan
100% agregat baru, 25% RAP dan 75% agregat baru, 50% RAP dan 50% agregat baru. Campuran kemudian diuji dengan pengujian Marshall sehingga dapat menentukan komposisi campuran optimal yang memenuhi ketentuan Spesifikasi Umum Bina Marga Revisi 3. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa komposisi campuran dengan 25% dan 50% RAP dapat memenuhi persyaratan Spesifikasi Umum Bina Marga Revisi 3 meskipun rata – rata campuran RAP dibawah nilai dari campuran agregat baru.
Kata kunci : Reclaimed Asphalt Pavement (RAP); Cold Milling Machine; Campuran aspal panas; aspal cair Pen 60/70; Spesifikasi Umum Bina Marga Revisi3.
Tidak tersedia versi lain