Text
Analisis Laju Deforestasi Tahun 2011-2017
ABSTRAK
Hutan merupakan tempat yang ditumbuhi oleh berbagai jenis pohon di suatu tempat yang cukup luas dengan berbagai unsur biotik dan anbiotik, sebagai habitat alami hewan dan tumbuhan, dan salah satu aspek penting penyusun lingkungan hidup. Fakta menunjukkan bahwa sejarah kehutanan Indonesia tak lain adalah sejarah laju deforestasi. Deforestasi didifenisikan sebagai kegiatan perubahan lahan hutan ke non – hutan yang dilakukan secara langung oleh aktivitas manusia. Laju deforestasi di pulau Sumatera diperkirakan sekitar 0,6 juta Ha/tahun,. Kondisi kawasan hutan Kabupaten Dharmasraya pada awal tahun 2011- 2017 luasnya semakin berkurang akibat dari aktivitas pada sektor kehutanan, pertanian, pertambangan, ilegal logging, dan pembukaan hutan untuk perkebunan serta kebakaran hutan. Namun seberapa luas pengurangan kawasan hutan belum terukur dengan pasti, sehingga perlu di hitung perubahan luasan hutan dari tahun 2011- 2017 agar dapat dilihat seberapa besar laju pengurangan luasan kawasan hutan dalam kurun waktu tersebut. Oleh karena itu diperlukannya suatu analisis laju deforestasi, agar kebijakan pemerintah dalam mencegah terjadinya hutan gundul atau terjadi deforestasi.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui luas laju deforestasi pada tahun 2011-2017 di Kabupaten Dharmasraya. Manfaat dari hasil penelitian ini adalah sebagai peringatan dini terhadap kerusakan hutan yang berkelanjutan untuk menjaga lingkungan hutan dimasa yang akan datang. Metode penelitian ini adalah metodelogi perhitungan deforestasi sesuai dengan dinas kehutanan atau SK 35/Menhut-//2011. Pengolahannya dengan cara menghitung deforestasi melalui perhitungan perubahan tutupan lahan dan di analisa seberapa besar luasan terjadinya perubahan penutupan lahan tersebut. Pengolahan data menggunakan software ArcGIS yang berfungsi untuk pemetaan dan analisa data spasial.
Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dapat diperoleh laju deforestasi Kabupaten Dharmasraya dari tahun 2011-2017 adalah seluas 5.779 Ha yang mengalami perubahan penutupan lahan berupa semak belukar, tanah terbuka, perkebunan, pertanian lahan kering, pertanian lahan kering campuran, sawah, dan rawa. Dengan adanya data luas laju deforestasi di Kabupatan Dharmasraya dapat dimanfaatkan dalam kebijakan pemerintah dan mencegah aktifitas manusia berupa pembukan lahan baru perkebunan dan pertanian sehingga dapat merubah fungsi hutan tersebut atau hutan menjadi non hutan.
Kata kunci : Hutan Kabupaten Dharmasraya, Analisis laju deforestasi.
Tidak tersedia versi lain