Text
Analisis Perubahan Garis Pantai Menggunakan Citra Landsat 7 ETM Tahun 2004 dan 2009, Citra Landsat 8 Tahun 2014 dan Citra Sentinel 2a Tahun 2019 Kab. Padang Pariaman dan Kota Pariaman
ABSTRAK
Perubahan garis pantai tentu akan terjadi karena pantai bersifat dinamis. Selain itu perubahan garis pantai juga disebabkan oleh abrasi yang dapat menyebabkan kerusakan pantai dan dapat mengganggu aktifitas masyarakat sekitaran pantai. Penelitian ini diambil untuk mengetahui perubahan garis pantai di pesisir Kab.Padang Pariaman dan Kota Pariaman.
Penelitian ini menggunakan metode penginderaan jauh sebagai kajian yang cepat untuk menganalisis perubahan garis pantai dengan Citra Landsat 7 ETM tahun
2004 dan 2009, Citra Landsat 8 tahun 2014, Citra Sentinel 2a tahun 2019 sebagai data sekunder. Informasi garis pantai diperoleh menggunakan metode overlay untuk mengetahui perubahan garis pantai.
Hasil dari penelitian ini adalah Pada garis pantai tahun 2004-2009 terjadi nya perubahan karena abrasi dengan perubahan maksimal sebesar -20,98 meter / 5 tahun, sedangkan perubahan yang terjadi karena akresi maksimal 0,78 meter / 5 tahun. Dan pada garis pantai tahun 2009-2014 terjadi nya perubahan karena abrasi dengan perubahan maksimal sebesar -41,79 meter / 5 tahun, selain itu ada pula perubahan akibat akresi maksimal 8,65 meter / 5 tahun. Sedangkan pada garis pantai tahun 2014-
2019 terjadi karena abrasi dengan perubahan maksimal sebesar -17,13 meter / 5 tahun, dan akresi maksimal 1,62 meter / 5 tahun.
Kata Kunci: Garis pantai, Penginderaan jauh, Kab. Padang Pariaman dan Kota Pariaman.
Tidak tersedia versi lain