Text
Perhitungan Kecepatan Pergerakan Titik Gempa di Sumatera Barat Menggunakan Software GOGPS
Sumatera Barat merupakan wilayah di Indonesia yang paling sering terjadi gempa bumi, karena dikelilingi gunung api dan sesar yang aktif maka diperlukan penelitian untuk mengetahui kecepatan pergerakan dari titik gempa bumi di Sumatera Barat. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode yang mana menghitung besaran kecepatan pergerakan untuk mendapatkan nilai kecepatan pergerakan sebelum
gempa bumi, saat gempa bumi, dan setelah gempa bumi menggunakan data gempa bumi tahun 2015, 2016, 2017 dan 2018 dengan kekuatan lebih dari lima magnitudo dan data pengamatan stasiun suGAr dengan jumlah sebanyak delapan stasiun. Perhitungan uji signifikansi dua parameter menunjukan pergerakan yang terjadi pada koordinat E (easthing ), N (northing ) dan U (up )sebelum gempa bumi dan setelah gempa bumi yang
mana menggunakan data kecepatan pergerakan dan standar deviasi dari data saat gempa bumi. Hasil dari nilai kecepatan pergerakan yang terjadi tahun 2015, 2016, 2017 dan 2018 adalah pergerakan sebelum gempa bumi terjadi dengan kecepatan 0,00001 – 0,01 m/s, saat gempa bumi kecepatan pergerakan antara 0,0015 – 2,8 m/s dan kecepatan pergerakan setelah gempa bumi antara 0,00001 – 0,1 m/s. Dari nilai kecepatan
pergerakan yang didapat dilakukan uji signifikansi dua parameter dengan derajat kebebasan 12,706. Perhitungan pada tahun 2015, hasil uji sebelum gempa stasiun TNTI, MSAI koordinat E, N, U dengan hasil diterima karena hasil perhitungan kecil sama derajat kebebasan. Untuk hasil uji setelah gempa stasiun TNTI, hasil koordinat E, N diterima, sedangkan hasil koordinat U ditolak karena besar dari derajat kebebasan dan
stasiun MSAI hasil uji diterima karena kecil sama dari derajat kebebasan. Pada tahun 2016 hasil uji sebelum dan sesudah gempa, stasiun TIKU, PARY koordinat E, N, U diterima karena hasil uji kecil sama dengan derajat kebebasan, untuk stasiun LBHU koordinat E, U diterima, dan koordinat N ditolak karena besar dari derajat kebebasan. Tahun 2017, hasil uji sebelum gempa tanggal 16-08-2017 stasiun MSAI, NGNG koordinat E, N, U diterima karena kecil sama dari derajat kebebasan, hasil uji sebelum gempa tanggal 21-04-2017 stasiun MSAI, koordinat E diterima dan koordinat N, U ditolak, stasiun NGNG koordinat E, U diterima dan koordinat N ditolak. Hasil uji setelah gempa tanggal 21-04-2017 stasiun MSAI, koordinat E diterima dan koordinat N, U ditolak, stasiun NGNG koordinat E diterima dan koordinat N, U ditolak. Hasil uji setelah gempa tanggal 16-08-2017 stasiun MSAI, NGNG koordinat E, N, U diterima. Tahun 2018, hasil uji sebelum gempa tanggal 12-06-2018 stasiun MSAI koordinat E, U diterima dan koordinat N ditolak, stasiun NGNG koordinat E, N, U diterima, pada tanggal 13-06-2018 (I) stasiun MSAI koordinat N, U diterima dan koordinat E ditolak, stasiun NGNG koordinat E, N, U diterima, pada tanggal 13-06-2018 (II) stasiun MSAI koordinat N, U diterima dan koordinat E ditolak, stasiun NGNG koordinat E, N, U diterima, pada tanggal 21-07-2018 dan 11-12-2018 stasiun BUKT, NGNG, BUKT koordinat E, N, U diterima. Hasil uji setelah gempa tanggal 12-06-2018 stasiun MSAI, NGNG koordinat E, N ditolak dan koordinat U diterima, pada tanggal 13-06-2018 (I) stasiun MSAI, NGNG koordinat E, N, U diterima, pada tanggal 13-06-2018 (II) stasiun MSAI koordinat N, U diterima dan koordinat E ditolak, stasiun NGNG koordinat E, N, U diterima, pada tanggal 21-07-2018 dan 11-12-2018 stasiun BUKT, NGNG, BUKT koordinat E, N, U diterima.
Kata kunci : Gempa Bumi, Stasiun SuGAr, Kecepatan Pergerakan, GoGPS, Uji Signifikansi Dua Parameter
Tidak tersedia versi lain