Text
Kajian Kuat Tekan Beton Fc 18 Mpa dengan Menggunakan Quarry yang Berbeda (Material)
ABSTRAK
Untuk membuat komposisi campuran beton sifat fisis material sangat mempengaruhi mutu dan spesifikasi beton dalam dunia konstruksi. Masyarakat kita pada umumnya kurang memahami sifat material yang dipakai dalam membuat adukan beton, sehingga mereka tidak tahu apakah beton yang mereka buat tersebut sudah sesuai standar yang berlaku atau belum.
Pada penelitian ini agregat kasar (split) 1-2 dan 1/2 – 1 dari Sungai Batang Kuranji Kecamatan Kuranji, Sungai Batang Anai Lubuk Alungdan Sungai Batang Timah Kecamatan Kinali merupakan agregat kasar yang paling sering digunakan masyarakat. Penelitian ini menggunakan standar ASTM C 136 – 06. Dari hasil pemeriksaan bahan, agregat kasar dengan quarry Sungai Batang Timah Kecamatan Kinali memiliki nilai penyerapan lebih tinggi dari 2 quarry lainnya.
Hasil dari pengujian ini menunjukkan bahwa kuat tekan beton umur 28 hari perbandingan antara quarry agregat kasar Sungai Batang Kuranji Kecamatan Kuranji dengan Sungai Batang Timah Kecamatan Kinali memiliki persentase sebesar 35%. Sedangkan antara Sungai Batang Timah Kecamatan Kinali dengan Sungai Batang Anai Lubuk Alung memiliki persentase 5%. Nilai kuat tekan beton tertinggi pada umur 28 hari dimiliki oleh beton dengan quarry agregat kasar Sungai Batang Kuranji Kecamatan Kuranji yaitu 28,34 MPa. Nilai ini melebihi dari nilai yang direncanakan yaitu 18,68 MPa. Dapat disimpulkan bahwa beton dengan agregat kasar quarry Sungai Batang Kuranji Kecamatan Kuranji lebih bagus dalam menghasilkan kuat tekan beton dibandingkan 2 lainnya.
Kata kunci : Agregat Kasar, Uji Kuat Tekan, Beton Normal, ASTM C 136 – 06
Tidak tersedia versi lain