Text
Kajian Sistem Operasional Kereta Api untuk Sektor Pariwisata di Sumatera Barat
Abstrak
Indonesia memiliki potensi pariwisata yang sangat tinggi karena letak Indonesia
cukup strategis, Indonesia juga termasuk negara kepulauan yang terletak di antara samudra pasifik dan samudra hindia. Indonesia memiliki daerah-daerah wisata yang sangat indah, diantara nya daerah Sumatera dan salah satu nya yakni Sumatera Barat. Sumatera Barat memiliki ibukota provinsi yaitu kota Padang, kota Padang temasuk daerah yang memiliki potensi pariwisata yang sangat tinggi, dan memiliki pengunjung yang beragam dari daerah- daerah lain, selain itu kota Pariaman tak kalah indahnya dengan kota Padang yang juga merupakan daerah pariwisata yang cukup banyak wisatawan berkunjung ke kota pariwisata ini.
Untuk menunjang hal tersebut pemerintah daerah kota Padang dan kota Pariaman berupaya keras dalam meningkatkan dan mengembangkan pariwisata, salah satu nya di perlukan dukungan sarana dan prasarana transportasi pariwisata yaitu transportasi kereta api yang banyak di gemari dan digunakan oleh masyakarat dalam bepergian massal, perjalanan kerja, berdagang, maupun berlibur. Kereta api adalah transportasi alat angkut yang mampu mengangkut hasil bumi dan penumpang dalam jumlah banyak, bebas hambatan, memiliki tingkat keamanan yang tinggi, memiliki jalur sendiri berupa rel khusus, dan fasilitas stasiun pemberhentian sehingga tidak terpengaruh oleh lalu lintas lainnya yang dapat menyebabkan konflik lalu lintas.
Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kesesuaian sistem operasional kereta api Sibinuang rute Padang – Pariaman secara aktual dan terjadwal, tingkat kesesuaian pelayanan dengan kepuasan penumpang serta untuk mengkaji atau mengevaluasi sistem operasional kereta api sibinuang rute padang-pariaman.
Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, maka data yang dikumpulkan harus lengkap yaitu, berupa data sekunder dan data primer. Data primer merupakan data yang didapatkan dengan metode observasi, survei, dan wawancara mengenai sistem operasional kereta api Sibinuang. Pengukuran langsung dilakukan di lapangan pada kereta api Sibinuang waktu beroperasi. Sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh dari dokumen-dokumen grafis (tabel, catatan, notulen rapat, dll) foto-foto, film, rekaman video, benda-benda, dan lain - lain yang dapat memperkaya data primer.
Analisis kinerja operasional terhadap waktu tempuh antar stasiun, waktu henti antar stasiun, waktu tempuh total perjalanan, waktu tunda kedatangan dan keberangkatan
Tidak tersedia versi lain