Text
Pengaruh Waktu Perlakuan Alkali (NaOH 5%) Terhadap Kekuatan Tarik Serat Pelepah Sawit
ABSTRAK
Penggunaan serat alam juga dipicu oleh pemanfaatan limbah (waste) tanaman umur panjang salah satunya adalah pohon sawit. Pembuatan material dimulai dari pembusukan pelepah sawit menggunakan ragi. Setelah pembusukan dirasa cukup maka dilakukan pemisahan serat secara manual dan setelah pemisahan serat selesai selanjutnya serat direndam dengan larutan NaOH 5% selama 1, 2, 3, 4 jam dan tanpa perlakuan NaOH, setelah serat direndam selanjutnya serat dibilas menggunaan air bersih dan dikeringkan pada suhu ruangan.pengujian yang dilakukan adalah untuk mengetahui kekuatan tarik serat pelapah sawit denganpengaruh waktu perlakuan NaOH 5%, mengetahui kadar selulosa dan kadar air. Dari hasil pengujian didapatkan kekuatan tarik serat tertinggi terdapat pada tanpa perendaman NaOH sebesar 278,9 Mpa dengan kadar selulosa 58,8915 mempunyai kadarair sebesar 0.09% dan terendah terjadi pada seratpersentase NaOH 5% dengan waktu perlakuan selama 4 jam sebesar 171,5 Mpa dengan kadar selulosa 35,473 mempunyai kadar air sebesar0.0 3%.
Kata Kunci : serat pelepah sawit, kekutan tarik, selulosa dan kadar air serat.
Tidak tersedia versi lain