Text
Fabrikasi dan Pengujian Turbin Angin Jenis Taper Airfoilnaca 4412
ABSTRAK
Energi di Indonesia khususnya dan didunia pada umumnya terus mengalamipeningkatan kebutuhan, karena pertambahan penduduk, pertumbuhan ekonomi, dan pola konsumsi energi itu sendiri yang senantiasa meningkat. Sedangkan energi fosil yang selama ini merupakan sumber energi utama, ketersediaannya sangat terbatas dan terus mengalami Deplesi. Proses alam memerlukan waktu yang sangat lama untuk dapat kembalimenyediakan energi fosil ini. Upaya-upaya pencarian sumber energi alternativeselain fosil menyemangati para peneliti di berbagai negara untuk mencari energy lain yang kita kenal sekarang dengan istilah energi terbarukan. Energi terbarukan dapat didefinisikan sebagai energi yang secara cepat dapat diproduksi kembali melalui proses alam. Energi terbarukan meliputi energi air, panas bumi, matahari, angin, biogas, bio mass, serta gelombang laut. Beberapa kelebihan energy terbarukan antara lain: sumbernya relatif mudah didapat, dapat diperoleh dengan gratis, minim limbah, tidak mempengaruhi suhu bumi secara global, dan tidak terpengaruh oleh kenaikkan harga bahan bakar.
Turbin angin yang diteliti adalah Turbin Angin poros horizontal axis wind turbine (HAWT)
menggunakan Airfoil NACA 4412 jenis Taper memiliki tiga sudu berbahan kayu mahoni dengan diameter 2,54 m, lebar maksimum sudu 3 cm pada jarak 1 m dari pusat poros.
Bahan yang digunakan dalam pembuatan sudu menggunakan kayu mahoni. Untuk
mendapatkan torsi, daya angin, daya kincir, dan efisiensi. Putaran sudu diukur menggunakan tachometer dan kecepatan angin diukur menggunakan anemometer.
Dari hasil penelitian Turbin Angin tersebut, efisiensi daya tertinggi yang didapat yaitu
sebesar 27,34 % pada daya turbin 55,34 watt pada kecepatan angin 5,10 m/s. Daya terbesar yang dapat dihasilkan oleh Turbin Angin yaitu 77,69 watt pada kecepatan sudu 970 rpm pada kecepatan angin 9,10 m/s.
Kata kunci : Turbin Angin, torsi, daya angin, daya turbin dan efisiensi.
Tidak tersedia versi lain