Text
Evaluasi Nilai Tahanan Pentanahan Tower 63 Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Transmisi Gardu Induk Pauh Limo - Lubuk Alung
ABSTRAK
Dalam proses penyaluran energi listrik sistem transmisi/tower memegang peranan penting. Penghantar 150kV GI Pauh Limo – Lubuk Alung menghubungkan Gardu induk Pauh Limo dengan Gardu induk Lubuk Alung. Sistem pentanahan berperan sangat penting dalam meminimalisir dampak gangguan yang disebabkan oleh petir. Diperlukan pengaman yang dapat mengamankan tower SUTT dari berbagai gangguan yang terjadi di sepanjang jaringan/transmisi. Nilai kestabilan sistem pentanahan ini harus dijaga sesuai dengan standar yang telah ditentukan untuk mempertahankan kualitas penyaluran terutama saat potensi gangguan yang berasal dari transmisi 150kV terjadi. Standar untuk nilai pentanahan yang harus pakai adalah harus di bawah ˂5 Ohm. Evaluasi terhadap nilai tahanan pentanahan pada penghantar tersebut dilakukan untuk mempertahankan, menjaga dan atau memperbaiki kualitas pentanahan karena nilai tahanan pentanahan dapat berubah dari waktu ke waktu karena pengaruh nilai resistansi jenis tanah dan sistem pentanahan itu sendiri. Tower 63 yang dievaluasi, memiliki nilai tahanan pentanahan diatas
˂5Ω, upaya perbaikan pada tower 63 ini dapat dilakukan dengan 2 elektroda batang dengan ukuran panjang 2.4 meter, jari-jari batang elektroda 0,008 meter dan jarak penanam antara kedua elektroda 8 meter. Metode perbaikan ini dapat mereduksi nilai tahanan pentanahan tower 63 dari semula bernilai pada kaki A 12,56 Ω, kaki B 12,46
Ω, kaki C 13,37 Ω dan kaki D 12,65 Ω. Perhitungan menggunakan dua batang elektroda ditanamkan tegak lurus ke dalam tanah dapat mempercepat proses perhitungan dalam perencanaan. Dimana hasil yang di dapatkan sudah dibawah standar (˂5), pada kaki A 2,792 Ω, kaki B 2,761 Ω, kaki C 2,94 Ω, dan kaki D 2,751
Ω.
Kata Kunci : Transmisi, Tahanan Pentanahan, Evaluasi.
Tidak tersedia versi lain