Text
Pengaruh Penambahan Serbuk Arang Cangkang Kemiri Pada Komposit Serbuk Cangkang Kemiri/Epoxy Terhadap Kekerasan dan Laju Keausan
ABSTRAK
Limbah cangkang kemiri umumnya digunakan sebagai bahan bakar sedangkan abunya digunakan sebagai pupuk. Limbah cangkang kemiri belum begitu banyak dimanfaatkan, terutama dalam bidang teknologi bahan. Cangkang kemiri ini akan digabungkan dengan arang aktif polimer dan dijadikan sebuah material komposit sebagai pengganti material bahan di kampas rem sintetis. Namun sampai saat ini masih terkendala dalam mencapai semua sifat yang memenuhi standar dari kampas rem. Sifat mekanik kampas rem masih bertentangan dengan sifat fisik, termal dan mekanik. Sehingga Kampas rem berbahan dasar limbah pertanian masih belum memenuhi standar kampas rem, tetapi memenuhi dari segi ramah lingkungan. Pada penelitian ini dilakukan penambahan arang aktif dengan ukuran 125-149 mikron serta pengurangan sebuk cangkang kemiri dengan ukuran 841-1190 mikron dan resin sebanyak 40% yang diharapkan arang aktif tersebut dapat mengisi rongka-rongga kosong yang terdapat pada sebuk cangkang kemiri dan resin tersebut berfungsi sebagai pengikat dari kedua bahan tersebut yaitu serbuk cangkang kemiri dan arang aktif cangkang kemiri sehingga dapat menghasilkan sifat yang memenuhi standar dari koposit. Dari hasil uju kekerasan didapatkan nilai kekerasan paling tinggi adalah 91,26 HRA dengan fariasi komposisi
46% SCK 14% SACK 40% resin epoksi sedangkan nilai kekerasan yang terendah adalah 72,86 HRA dengan fariasi komposisi 54% serbuk cangkang kemiri 6% serbuk arang cangkang kemiri 40% resin epoksi. Untuk laju keusannya yang paling tinggi adalah di fraksi komposisi 54%SCK 6%SACK 40% resin epoksi dengan nilai 7,291x10-
7 gr/mm².s dan laju keausan terendah terdapat pada fraksi 46% SCK 14SACK 40% resin epoksi
Kata Kunci: Kemiri, Material Komposit, Kekerasan, Keausan dan arang aktif
Tidak tersedia versi lain