Text
Perbandingan Prestasi Alat Pengering Fluidisasi Terintegrasi Dengan Tungku Biomassa Satu Tingkat Dengan Dua Tingkat
ABSTRAK
Kajian terhadap prestasi alat pengering fluidisasi terintegrasi dengan tungku biomassa untuk mengeringkan padi telah di lakukan. Proses pengeringan dilakukan dalam dua mod yang berbeda yaitu: mod 1 alat pengering fluidisasi terintegrasi tungku biomassa 1 tingkat (APFTTB1T), mod 2 alat pengering fluidisasi terintegrasi tungku biomassa 2 tingkat (APFTTB2T), prestasi alat pengering dengan mod 1 dibandingkan dengan prestasi mod 2. APFTTB1T dan APFTTB2T menurunkan kadar air padi dari 22,19%, basis kering (Md) menjadi 14% (SNI), dengan laju aliran massa udara 0,1032 kg/s,
dalam waktu 26 dan 23 menit, pada suhu rata-rata 69,79 dan 70,29oC, masing-masing.
Rata-rata kelembapan relatif (RH) lingkungan, kelembapan relatif (RH) masuk ruang pengering, kelembapan relatif (RH) keluar ruang pengering masing-masing adalah
57,76, 13,98 dan 27,67% untuk APFTTB1T dan 64,17, 13,78 dan 28,56% untuk APFTTB2T. Rata-rata konsumsi energi spesifik (SEC), konsumsi energi termal spesifik (STEC), konsumsi energi listrik spesifik (SEEC) masing-masing adalah 9,04,
5,81 dan 3,22 kWh/kg untuk APFTTB1T dan 7,62, 4,22 dan 3,40 kWh/kg untuk APFTTB2T. Bahan bakar 3,75 kg/jam untuk APFTTB1T dan 2 kg/jam untuk APFTTB2T. Rata-rata efisiensi termal 10,53% untuk APFTTB1T dan 13,69% untuk APFTTB2T. Rata-rata laju penguapan air sepesifik (SMER) 0,18 kg/kWh untuk APFTTB1T dan 0,24 kg/kWh untuk APFTTB2T.
Kata kunci: Padi, pengering fluidisasi, pompa kalor, kolektor surya, tungku biomassa, prestasi.
Tidak tersedia versi lain