Text
Pembuatan Scaffold Keramik Hidroksiapatit Dengan Metode Space Holder: Karakterisasi Struktur Mikro, Ukuran Pori, Fasa dan Persentase Porositas
ABSTRAK
Scaffold bio-keramik Hidroksiapatit (HA) telah dibuat menggunakan metode space holder dengan cara dan tahapan manufaktur yang dikembangkan khusus, dengan tujuan untuk meningkatkan kekuatan scaffold pada porositas yang tetap tinggi. Untuk tujuan ini tahapan yang dilakukan adalah pengembangan proses manufaktur dari scaffold. HA komersil disiapkan dengan ukuran nano yang dicampur berbentuk slurry dengan PVA dan ethanol, kemudian dikeringkan untuk menghilangkan kandungan ethanol. HA yang mengandung PVA ditambahkan green phenolic (GP) secara bervariasi sebagai material pembuat pori-pori, bertujuan mendapatkan persentase porositas yang dibutuhkan. Tahapan selanjutnya green body dipersiapkan dengan proses uniaxial pressing pada tekanan 100 MPa. Proses sintering dilakukan dengan temperatur 1.200°C dengan holding time selama 2 jam. Heating dan cooling rate dipertahankan 5°C/menit selama proses sintering. Scaffold HA dikarakterisasi sifat fisik diantaranya pengamatan struktur mikro dengan digital microscope (DM), pengukuran pori-pori, pengujian fasa dengan X-Ray Diffraction (XRD) dan uji porositas. Hasil pengujian yang paling bagus diperoleh scaffold HA dengan perbandingan 55:45% berat antara lain porositas dengan nilai 56,6% dan ukuran pori-pori 160-349 µm. Interkoneksi antara pori pori sudah terbentuk yang dibuktikan dari hasil pengamatan dengan DM dan uji ‘translucent method’ yang dikembangkan pada penelitian ini. Hasil akhir dari scaffold terdiri dari fasa HA dan abu dari Green phenolic yang terbakar setelah perlakuan sintering, sedangkan PVA habis terbakar pada saat proses sintering.
Kata kunci: Scaffold, hidroksiapatit, space holder, sifat fisik
Tidak tersedia versi lain