Text
Analisis Kecelakaan Lalu - Lintas Pada Jalan Nasional Kabupaten Kerinci
Jalan Muara Hemat dan Jalan Sungai Penuh-Tapan di Kabupaten Kerinci mempunyai
frekuensi kecelakaan yang relatif tinggi. Kedua jalan ini mempunyai peran yang sangat
penting. Jalan nasional Muara Hemat adalah jalan yang menghubungkan Kabupaten
Kerinci dengan Kabupaten Merangin, sedangkan jalan nasional Sungai Penuh–Tapan
merupakan jalan penghubung antara Kabupaten Kerinci dengan Kabupaten Pesisir
Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kecelakaan pada kedua
ruas jalan. Pendekatan analitik yang digunakan pada penelitian ini menggunakan AEK
(Accident Equivalent number) dan uji korelasi yang dilaksanakan dengan Statistical
Package for the Social Sciences (SPSS). Berdasarkan data Lakalantas Polres Kerinci dari
tahun 2017-2022 pada jalan nasional Muara Hemat terjadi kecelakaan sebanyak 84 kasus
dengan korban luka ringan sebanyak 149 orang, korban luka berat sebanyak 26 orang dan
korban meninggal dunia sebanyak 35 orang. Sedangkan pada jalan nasional Sungai
Penuh-Tapan terjadi kecelakaan sebanyak 43 kasus dengan korban luka ringan sebanyak
56 orang, korban luka berat sebanyak 21 orang dan korban meninggal dunia sebanyak 27
orang. Upaya mitigasi kecelakaan lalu lintas meliputi penerapan inisiatif pendidikan lalu
lintas serta penerapan sanksi tegas bagi pengguna jalan yang melakukan pelanggaran
peraturan lalu lintas. Selain itu, pemasangan rambu lalu lintas juga harus mengikuti
pedoman yang tercantumpada Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 61 Tahun 1993,
yang khusus mengatur terkait penempatan rambu lalu lintas.
Kata kunci: Kecelakaan Lalu Lintas, Karakteristik, AEK, SPSS, Uji korelasi
Tidak tersedia versi lain