Text
Kinerja Seismik Gedung Rawat Inap RSUD Kota Solok Dengan Pengaruh Dinding Bata Berdasarkan Metode Pushover
Gedung Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Kota Solok merupakan gedung beton
bertulang yang dibangun pada tahun 2024. Sesuai dengan SNI 1726-2019 gedung rumah
sakit termasuk ke dalam kategori resiko IV yang berarti pada saat terjadi gempa bumi,
kerusakan tidak boleh banyak terjadi pada bagian strukturnya. Pada penelitian ini dilakukan
evaluasi kapasitas seismik dengan metode analisis statik non-linier menggunakan software
seismostruct. Kurva kapasitas untuk pemodelan gedung arah memanjang hanya memiliki
perbedaan yang kecil antara pengaruh dinding dan tanpa dinding dikarenakan jumlah dinding
pada arah memanjang hanya sedikit dibanding dengan jumlah dinding pada arah melintang.
Persentase peningkatan kekuatan lateral dengan dinding arah memanjang yaitu 0,31 % dan
arah melintang yaitu 13,08 %. Untuk kekakuan arah memanjang meningkat 7,45 % dan arah
melintang meningkat 41,39 % dan untuk daktilitas arah memanjang meningkat 7,68 % dan
arah melintang meningkat 44,21 %. Dari hasil analisis, didapatkan nilai drift ratio untuk
model struktur tanpa pengaruh dinding arah memanjang yaitu 0,917 % dan arah melintang
yaitu 0,912 %. Sedangkan untuk model struktur dengan pengaruh dinding didapatkan nilai
drift ratio arah memanjang sebesar 0,914 % dan arah melintang sebesar 0,792 %. Hal ini
membuktikan bahwa level kinerja yang masuk dalam kategori gedung yang ditinjau adalah
Immediate Occupancy baik itu untuk pemodelan dengan dinding dan tanpa dinding.
Kata Kunci : Kapasitas Seismik, Kekakuan, Kekuatan Lateral, Daktilitas
Tidak tersedia versi lain