Text
Evaluasi Kapasitas Sesimik Gedung Beton Bertulang Dengan Metode Pushover (Studi Kasus: Gedung Bedah dan Central Sterile Supply Department RSUD Kota Solok)
Gedung Bedah dan Central Sterile Supply Department Rumah Sakit Umum Daerah Kota
Solok merupakan gedung beton bertulang yang dibangun pada Tahun 2023. Sesuai
dengan SNI 1726-2019 gedung rumah sakit termasuk ke dalam kategori resiko IV yang
berarti pada saat terjadi gempa bumi tidak boleh terjadinya kerusakan yang cukup serius
pada bagian strukturnya. Pada penelitian Ini akan dilakukan evaluasi kapasitas seismik
gedung bedah dan CSSD Rumah Sakit Umum Daerah Kota Solok dengan dan tanpa
kontribusi dinding menggunakan metode analisis statik nonlinier dengan software
SeismoStruct. Kurva kapasitas pada perbandingan permodelan dinding dan tanpa dinding
memiliki perbedaan yang signifikan, dimana kekuatan lateral dengan dinding pada arah
memanjang meningkat sebesar 6,3% dan pada arah melintang sebesar 15,83%, kekakuan
pada permodelan dengan dinding juga lebih besar dari permodelan tanpa dinding dimana
kekakuan dengan dinding pada arah memanjang meningkat senilai 32,88% dan pada arah
melintang sebesar 73,75%, dan untuk daktilitas juga meningkat pada arah memanjang
sebesar 17,71% dan pada arah melintang sebesar 20,39%. Berdasarkan hasil kinerja
struktur berdasarkan FEMA 356 didapatkan level kinerja struktur tanpa pengaruh dinding
arah memanjang dan melintang serta dengan pengaruh dinding arah memanjang dan
melintang yaitu Immediate Occupancy (IO). Berdasarkan hasil analisis tersebut evaluasi
dengan adanya dinding bata penuh dapat meningkatkan kapasitas seismik dari segi
kekuatan lateral, kekakuan lateral, dan daktilitas dari Gedung Bedah dan Central Sterile
Supply Department Rumah Sakit Umum Daerah Kota Solok.
Kata kunci : Kapasitas Seismik, Kekuatan Lateral, Kekakuan Lateral, Daktilitas.
Tidak tersedia versi lain