Text
Pengaruh Penambahan Abu Tempurung Kelapa Terhadap Kuat Tekan dan Penyerapan Air Paving Block
Paving block merupakan salah satu produksi konstruksi yang biasa digunakan
untuk perkerasan jalan, halaman rumah, trotoar, dan lainnya. Penelitian ini bertujuan
untuk mendapatkan persentase optimal penambahan abu tempurung kelapa pada
campuran paving block . Material yang digunakan untuk campuran paving block yaitu
agregat halus dari Lubuk Alung, Semen Padang tipe PCC, air, serta campuran abu
tempurung kelapa. Cetakan paving block berbentuk persegi panjang dengan ukuran 20
cm × 10 cm × 6 cm sebanyak 36 buah. Pencetakan paving block menggunakan mesin
press hidrolis. Persentase abu tempurung kelapa sebagai pengganti semen yaitu 0%, 1%,
2%, 3%, 4%, dan 5% dengan perbandingan campuran 1 semen : 3 pasir. Paving block
diuji pada usia 28 hari dan dilakukan pengujian kuat tekan dan penyerapan air. Untuk
pengujian kuat tekan paving block dipotong menjadi bentuk kubus berukuran 5 cm × 5
cm × 5 cm, dan diuji menggunakan alat uji tekan Unit Testing Machine (UTM),
sedangkan untuk pengujian penyerapan air pada paving block menggunakan ukuran
cetakan mula-mula. Pada penelitian ini diperoleh nilai kuat tekan paving block normal
sebesar 2,21 MPa.. Nilai kuat tekan tertinggi didapatkan pada variasi penambahan 1%
dengan nilai kuat tekan sebesar 3,99 MPa. Sedangkan untuk penyerapan air paving block
normal didapat nilai penyerapan sebesar 8,6%. Nilai penyerapan air terkecil diperoleh
pada variasi penambahan 1% yaitu sebesar 7,53%.
Kata kunci: paving block, abu tempurung kelapa, kuat tekan, penyerapan air.
Tidak tersedia versi lain