Text
Studi Analisis Dampak Lalu Lintas Akibat Pembangunan Universitas Perintis Indonesia, Kota Padang
Universitas Perintis Indonesia merupakan salah satu perguruan tinggi swasta yang
berada di Kota Padang, Sumatera Barat. Universitas Perintis Indonesia sedang melakukan
pembangunan atau penambahan gedung kampus I. Hal ini memiliki dampak terhadap
lingkungan, yang salah satunya dampak lalu lintas. Maka dari itu penelitian ini bertujuan
untuk melihat berapa besar tarikan perjalanan yang terjadi, kinerja lalu lintas pada ruas
Jalan Raya Kampung Jambak, serta dampak lain yang ditimbulkan akibat pembangunan
tersebut baik pada kondisi eksisting, masa konstruksi, maupun masa operasional 5 tahun
yang akan datang. Untuk perhitungan kinerja jalan mengacu pada Pedoman Kapasitas
Jalan Indonesia (PKJI) tahun 2023 dan Peraturan Mentri Perhubungan No 17 tahun 2021
dan untuk parkir mengacu pada Direktorat Jendral Perhubungan Darat tahun 1996.
Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa pada masa eksisting tarikan perjalanan yang
terjadi sebesar 33 smp/jam dengan nilai V/C ratio sebesar 0,32 maka nilai Level Of
Service (LOS) yaitu pada grade B. Pada masa konstruksi terjadi penambahan tarikan
perjalanan sebesar 14,1 smp/jam sehingga menjadi 47,1 smp/jam dengan nilai V/C ratio
sebesar 0,33 maka nilai LOS yaitu pada grade B. Masa Operasional terjadi penambahan
tarikan perjalanan sebesar 3 smp/jam sehingga menjadi 36 smp/jam dengan nilai V/C
ratio sebesar 0,33 maka nilai LOS yaitu pada grade B. Untuk masa 5 tahun yang akan
datang terjadi penambahan tarikan perjalanan sebesar 66,52 smp/jam sehingga menjadi
102,52 smp/jam dengan nilai V/C ratio sebesar 0,45 maka nilai LOS yaitu pada grade C.
Untuk kebutuhan parkir Universitas Perintis Indonesia pada masa eksisting yaitu sebesar
365 srp untuk sepeda motor dan 29 srp untuk mobil dengan total keseluruhan sebesar 394
srp. Kebutuhan ruang parkir pada masa 5 tahun yang akan datang adalah untuk sepeda
motor sebesar 466 srp dan untuk mobil sebesar 45 srp dengan total keseluruuhannya
sebesar 568 Srp. Sedangkan lahan parkir yang tersedia untuk sepeda motor sebanyak 266
srp dan mobil sebanyak 43 srp, maka pada masa eksisting ruang parkir untuk sepeda
motor ditambah sebesar 99 srp, sedangkan lahan yang tersedia untuk mobil berlebih
sebanyak 14 srp. Pada masa 5 tahun yang akan datang ruang parkir untuk sepeda motor
harus ditambah sebesar 200 srp dan mobil sebesar 2 srp agar kebutuhan parkir di
Universitas Perintis Indonesia terpenuhi.
Kata Kunci: Andalalin, Tarikan Perjalanan, V/C ratio, Level of Service (LOS), Parkir.
Tidak tersedia versi lain