Text
Analisis kapasitas Geser Kolom Beton Bertulang Dengan Pengaruh Diniding Masonry
Masonry merupakan elemen pengisi struktur rangka beton bertulang dengan memberikan
kontribusi gaya tekan diagonal terhadap ujung-ujung struktur kolom sehingga dapat
mempengaruhi kekuatan geser kolom. Gaya tekan diagonal dinding masonry dapat
ditentukan dengan model analisis strut diagonal. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pengaruh dinding penuh dan dinding parsial terhadap kapasitas geser kolom
yaitu kasus kolom gedung pemadam kebakaran yang telah mengalami kerusakan akibat
gempa Palu tanggal 28 September 2018 dengan membuat model struktur rangka beton
bertulang dengan penampang kolom berbentuk persegi panjang berdasarkan pada gedung
pemadam kebakaran. Pada penelitian ini, terdapat 2 jenis model struktur rangka beton
bertulang yaitu model 1 dan model 2 yang memiliki perbedaan arah penampang kolom.
Setiap model struktur terdiri dari struktur kolom tanpa dinding, kolom dengan dinding
penuh, dan kolom dengan dinding parsial. Gaya aksial kolom dari beban struktur atas dan
gaya aksial akibat pengaruh dinding digunakan untuk menganalisis kekuatan geser
kolom. Kekuatan geser kolom ditentukan dari kekuatan geser beton, kekuatan geser dari
beban aksial, dan kekuatan geser dari tulangan sengkang. Sebagai hasilnya, didapatkan
kekuatan geser kolom tekan dan kolom tarik pada semua model kolom. Pada kolom tekan
dan kolom tarik, model 1 dan model 2, dinding penuh dan dinding parsial berpengaruh
terhadap kekuatan geser kolom dan juga kekuatan geser kolom tekan lebih besar daripada
kekuatan geser kolom tarik, disebabkan adanya penambahan beban aksial dari dinding
terhadap kolom tekan dan pengurangan beban aksial akibat beban dinding terhadap
kolom tarik.
Kata kunci: kapasitas geser, masonry, strut diagonal
Tidak tersedia versi lain