Text
Pengaruh Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Terhadap Kinerja Pekerja Konstruksi (Studi Kasus: Pembangunan Rumah Sakit Khusus Mata Padang Eye Center)
Penelitian ini memiliki latar belakang tentang Implementasi SMK3 pada PT. Harafiel
Tri Jaya yang bertujuan untuk menjawab pertanyaan berdasarkan rumusan masalah yaitu
Seberapa besar pengaruh Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)
Terhadap Kinerja Pekerja Kontruksi pada Pembangunan Rumah Sakit Khusus Mata
Padang Eye Center. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan cara
menggunakan kuisioner, kemudian data yang diperoleh dan dihitung kemudian diolah
menggunakan program SPSS (Statistical Package For Sosial Science) versi 27.
Dari hasil penelitian didapat 3 variable, yaitu 2 variable bebas (kesehatan dan
keselamatan kerja) dan variable terikat (kinerja pekerja). Seluruh variable bebas secara
simultan mempunyai pengaruh atau hubungan yang signifikan terhadap variable terikat
yaitu kinerja pekerja. Koefisien determinasi pada staff menjelaskan bahwasannya
hubungan variable bebas dengan variable terikat pada penelitian ini sebesar 0,474
sedangkan pada pekerja 0,296. Hal ini berarti bahwa 47,4% dan 29,6 % kinerja pekerja
dijelaskan oleh 2 variable yaitu keselamatan dan Kesehatan kerja. Sedangkan sisanya
(100% - 47,4 = 52,6) dan (100%-29,6% = 70,4%) dipengaruhi oleh variable lain diluar
variable yang disebutkan dalam penelitian.
Alasan utama perusahaan belum menerapkan SMK3 dalam proyek Pembangunan Rumah
Sakit Padang Eye Center adalah karena pertimbangan anggaran dan pemahaman pekerja
tentang pentingnya SMK3 masih belum tinggi. Selain itu, kebiasaan penerapan SMK3
yang masih baru bagi pekerja lokal juga menjadi kendala. Waktu yang terbatas membuat
mencari pekerja baru menjadi sulit dan berpotensi menunda pengerjaan proyek.
Kata Kunci : SMK3, SPSS, dan Kinerja Pekerja
Tidak tersedia versi lain