Text
Analisa Pemanfataan Jalur Pedestrian di Pasar Raya Kota Padang
Trotoar merupakan jalur pejalan kaki, akan tetapi trotoar sering digunakan oleh
pedagang kaki lima. Dengan adanya pedangan kaki lima di trotoar pembeli terpicu
untuk mengunjungi pedagang menggunakan kendaraannya, dan dengan inilah terjadinya
pemanfaatan trotoar tidak sebagaimana mestinya. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui apa penyebab dari pedagang kaki lima dan pengendara motor
memanfaatkan trotoar, bagaimana tingkat pelayanan trotoar dan seberapa luas trotoar
yang dimanfaatkan oleh pedagang kaki lima dan pengendara motor. Data pada
penelitian ini terdiri dari data trotoar, data badan jalan, data parkir dan data kuesioner
dari pedagang kaki lima, pengendara motor serta pejalan kaki. Metode yang digunakan
pada analisis ini yaitu metode skala likert. Hasil dari penelitian ini adalah penyebab dari
pemanfaatan trotoar oleh pedagang karena sepi pembeli pada mal dengan presentase
jawaban responden 24,0% pada Jalan Pasar Baru, 25,7% pada Jalan Permindo, dan
26,9% pada Jalan M.Yamin. Dari tingkat pelayanan trotoar yang kurang memadai pada
jalan Pasar Baru yaitu dari aspek aroma dan bau- bauan, pada Jalan Permindo yaitu
aspek kebersihan, dan pada Jalan M.Yamin yaitu aspek kemanan dengan presentase
jawaban responden 26,3%, 34,9%, dan 28,0%. Untuk luas trotoar yang dimanfaatkan
pada Jalan Pasar Baru, Kampung Jao trotoar yang digunakan pedagang kaki lima dan
pengendara motor adalah trotoar sisi kiri dengan luas dipagi hari 860m2 dan 30m2, pada
Jalan Permindo trotoar yang digunakan pedagang kaki lima adalah trotoar sisi kiri dan
pengendara motor adalah trotoar sisi kanan dengan luas 427,5m2 dan 21,4m2 disore hari, dan pada jalan M.Yamin trotoar yang digunakan pedagang kaki lima adalah trotoar sisi
kanan dan pengendara motor adalah trotoar sisi dengan luas 5,25m2 dan 12,6m2 disore
hari. Untuk mengatasi penyebab pemanfaatan trotoar oleh pedagang kaki lima dapat
dilakukan dengan cara melakukan penertiban pedagang kaki lima dengan mengarahkan
para pedagang untuk berjualan pada mal pelayanan publik, pemanfaat trotoar oleh
pengendara motor dapat diatasi dengan cara melakukan pemsangan bollard agar
pengendara tidak menaiki trotoar, dan untuk tingkat pelayanan trotoar yang kurang
memadai dari aspek kebersihan dan bau-bauan dapat diatasi dengan cara menyediakan
tempat sampah tertutup yang berukuran cukup besar dan jumlah yang banyak agar
sampah tidak berserakan dan menimbulkan bau. Kata Kunci: Trotoar, Pedagang Kaki Lima, Pengendara Motor, Pejalan Kaki
Tidak tersedia versi lain