Text
Pengaruh Temperatur dan Waktu Pada Proses Manufaktur Material Adhesive Berbahan Dasar Tannic Acid Terhadap Kekuatan Geser
Penelitian ini bertujuan untuk mengamati dampak perubahan waktu dalam
proses manufaktur material adhesive yang menggunakan tannic acid sebagai
bahan dasar terhadap karakteristik mekaniknya. Fokus penelitian ini adalah untuk
meningkatkan efisiensi adhesif berbahan dasar tannic acid dengan menguji variasi
temperatur dan waktu pencampuran pada adhesif berbasis PVA yang mengandung
nanoselulosa. Adhesif tannic acid dianggap sebagai opsi ramah lingkungan
dengan potensi degradasi yang lebih baik dibandingkan adhesif sintetis
konvensional. Pada penelitian ini, tannin yang berasal dari ekstrak gambir dipilih
karena sifat hidrofiliknya dan kemampuannya membentuk adhesif dengan sifat
mekanik yang superior. Eksperimen ini dilakukan dengan variasi temperatur
pencampuran 30, 45, 60, 75, 90 derajat celcius dan waktu pencampuran selama
30, 60, 90, 120, dan 150 menit pada proses manufaktur adhesif. Metode pengujian
melibatkan uji tegangan geser (ASTM D1002), observasi struktur mikro
menggunakan mikroskop digital. Hasil penelitian menunjukkan fluktuasi yang
signifikan pada tegangan geser. Tegangan geser mencapai puncaknya pada suhu
30°C menit ke-90, mencapai 3.47 MPa, namun pada waktu pencampuran selain
90 menit serta pada temperatur selain 30°C, proses tersebut belum mencapai
tingkat optimal, dan terjadi aglomerasi pada material tannic acid yang dapat
mengakibatkan kurangya kekuatan rekat adhesif, sehingga menurunkan nilai
tegangan geser. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam mengenai peran
temperatur dan waktu dalam proses manufaktur adhesif berbahan dasar tannic
acid, dan menjadi dasar untuk peningkatan sifat mekanik adhesif melalui
pertimbangan variasi temperatur dan waktu pencampuran.
Kata kunci : material adhesive, sifat mekanik, tannic acid, uji geser.
Tidak tersedia versi lain