Text
Pembuatan Scaffold PMMA Dengan Metode Granule Casting (MESH 100-140, Proses Basah): Analisis Sifat Fisik dan Mekanik
Scaffold PMMA telah dibuat dengan metode granule casting dan pembuatan butir
PMMA menggunakan metode CCM untuk mendapatkan bentuk butir yang irengular
memanjang dan di sieving menggunakan Mesh 100-140. Pada penelitian ini dilakukan
perbandingan antara PMMA dengan aquades dengan rasio 1:0, 1:0,5, 1:1, 1:1,5, 1:2,
1:2,5 dengan metode granule casting dan di sintering menggunakan temperatur 135 0C
dengan heating rate 5 0C/menit dan di holding time selama 4 jam. Pengujian yang
digunakan pada penelitian ini yaitu pengamatan struktur mikro dengan digital
microscope (DM) dilanjutkan dengan pengamatan ukuran pori menggunakan imegeJ,
pengujian porositas dan compressive strength. Pada pengamatan struktur mikro dengan
DM dan melakukan perhitungan menggunakan imageJ didapatkan ukuran pori yang
beragam yang memenuhi syarat scaffold pada perbandingan 1:0 dimulai dari rentang
100-400 μm, pada perbandingan 1:0,5 dimulai dari rentang 100-319 μm, pada
perbandingan 1:1 dimulai dari rentang 100-269 μm, pada perbandingan 1:1,5 dimulai
dari rentang 100-359 μm, pada perbandingan 1:2 dimulai dari rentang 100-400 μm, dan
pada perbandingan 1:2,5 dimulai dari rentang 100-400 μm. Berdasarkan pengujian
porositas dan Compressive strength, scaffold PMMA yang memenuhi syarat kualitas
adalah pada perbandingan 1:0,5, 1:1, 1:1,5, 1:2, dan 1:2,5 dengan nilai porositas dan
compressive strength masing-masingnya adalah 64,9% ; 10,8 MPa, 65,4% ; 9,0 MPa,
66,2% ; 8,1 MPa, 68,4 ; 5,1 MPa, dan 71,9 %; 3,6 MPa.
Kata kunci : Scaffold, PMMA, Aquades, Struktur Mikro, Porositas, Compressive
Strength
Tidak tersedia versi lain