Text
ANALISIS TINGKAT KECELAKAAN LALU LINTAS (STUDI KASUS DI KABUPATEN SOLOK SELATAN)
Berdasarkan data yang diperoleh dari Satlantas Kabupaten Solok Selatan (2017-
2022), ada beberapa daerah yang dianggap daerah rawan kecelakaan. Karena pada
daerah tersebut tercatat beberapa kali terjadi kecelakaan lalu lintas. Ada beberapa
daerah rawan kecelakaan di Kabupaten Solok Selatan yaitu : Balun Kec. Koto Parik
Gadang Diateh, Koto Baru Kec. Sungai Pagu, Ampalu Kec. Pauh Duo, Sungai Takuak
Kec. Sangir Balai Janggo, Durian Taruang Kec. Sangir. Oleh karena itu, tugas akhir ini
untuk mengidentifikasi lokasi rawan kecelakaan yang berupa titik rawan kecelakaan lalu
lintas di Kabupaten Solok Selatan. Sehingga dapat memberikan gambaran upaya
pencegahan kecelakaan maupun meminimalisir terjadinya kecelakaan dan melakukan
evaluasi terhadap peningkatan keselamatan lalu lintas yang telah dilaksanakan. Jenis
penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yaitu penelitian yang menggambarkan
kondisi saat ini, penelitian ini menggunakan metode frekuensi dan metode EAN
(Equivalent Accident Number).Data yang digunakan ialah data primer didapatkan dari
survey dilapangan ada dua macam yaitu berupa survey inventarisasi jalan dan survey
kondisi jalan. Data sekunder berupa data lokasi kecelakaan lalu lintas, peta lokasi dan
data LHR tahun 2017-2022. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan daerah rawan
kecelakaan yaitu di daerah Koto Baru dan Ampalu dengan 6 titik rawan kecelakaan
yaitu : Km 127+900, Km 128+050, Km 128+500, Km 136+700, Km 137+150, Km
140+050. Tingkat kecelakaan tertinggi yaitu di daerah Koto Baru pada tahun 2018
dengan nilai 435,7360 setiap 100 juta km-kendaraan setiap tahun (Lhr Smp/Hari) dan
10974,39738 setiap 100 juta km-kendaraan setiap tahun (Lhr Kend/Hari).
Kata Kunci : Kecelakaan, lalu lintas, frekuensi, EAN (Equivalent Accident Number).
Tidak tersedia versi lain