Text
Analisis Tingkat Keselamatan Lalu Lintas Pada Persimpangan Dengan Metode Traffic Conflict Technique
Simpang Empat Jalan Durian Tarung Bypass Padang, memiliki kepadatan yang cukup
tinggi sangat sering terjadi konflik lalu lintas yang dapat menyebabkan kecelakaaan dan
kemacetan. Pada Persimpangan tersebut merupakan daerah yang berpotensial untuk
terjadinya konflik, akibat adanya Fase lampu yang bersamaan. Konflik lalu lintas tersebut
bisa terjadi jika ada dua kendaraan atau lebih yang saling bertemu di suatu titik. Apabila
konflik ini terjadi, maka dapat berpotensi terjadinya kecelakaan yang menyebabkan
adanya korban, adapun hal yang harus diperhatikan pengendaran yaitu mengemudikan
kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jumlah konflik lalu lintas yang
terjadi pada Simpang Empat Durian Tarung Bypass Padang, dilokasi yang berpotensi
menyebabkan hampir terjadinya kecelakaan. Metode yang digunakan adalah metode
Traffic Conflict Technique (TCT) diharapkan dapat menghasilkan upaya-upaya atau
tindakan memperbaiki geometrik jalan, mengatur ulang cycle time lampu rambu lalu
lintas ataupun mengubah Fase di lokasi tersebut apabila memang dibutuhkan. Data
Primer Data primer pada penelitian ini berupa pengamatan dari hasil vidio yang diambil
dengan drone, berupa data volume lalu lintas dan Kecepatan Kendaraan lalu lintas.
Berdasarkan hasil penelitian volume lalu lintas yang paling pada padat hari Senin baik
pada jam (06.30 – 07.30) maupun jam (16.45 – 17.45) sebanyak 8.036 dan 6.857
kendaraan, sehingga untuk pengambilan data jumlah konflik kendaraan dan kecepatan
kendaraan diambil pada hari Senin baik pada jam (06.30 – 07.30) maupun jam (16.45 –
17.45). untuk konflik lalu lintas hari Senin pada jam 06.30-07.30 maupun jam 16.4517.45
pada Simpang Empat Durian Tarung dan Bypass, Padang. Memiliki tingkat
keselamatan yang baik hal ini terlihat dari banyaknya non serius konflik yang terjadi pada
simpang tersebut, yaitu dimana keadaan dua kendaraan atau lebih yang saling mendekati
tetapi masih dapat menghindari dan masih dapat melakukan pergerakan pengereman,
pengelekan, dan mempercepat kendaraan supaya tidak terjadinya konflik kendaraan yang
dapat merugikan pihak manapun.
Kata Kunci : volume lalu lintas, konflik lalu lintas, persimpangan
Tidak tersedia versi lain