Text
PEMANFAATAN ABU AMPAS TEBU SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN SEMEN DALAM CAMPURAN PEMBUATAN PAVING BLOCK
Permintaan paving block yang meningkat dari tahun 2020 sampai tahun 2023
membuktikan bahwa banyak konsumen yang membutuhkan paving block. Dengan harga
bahan baku yaitu semen yang melonjak membuat biaya produksi paving block, ikut
mengalami peningkatan. Sehubungan dengan hal itu, diperlukan alternatif bahan yang
lebih terjangkau harganya dari pada semen, tetapi tetap bisa menjaga kualitas paving
block tanpa meminimalisir mutunya. Salah satu bahan alternatif yang bisa digunakan
yaitu limbah ampas tebu. Limbah ampas tebu diolah menjadi abu ampas tebu. Menurut
Balai Riset dan Standarisasi Industri Manado abu ampas tebu bahan yang bersifat
pozzolan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan abu ampas
tebu sebagai pengganti sebagian semen terhadap kuat tekan dan penyerapan air paving
block. Variasi abu ampas tebu yang digunakan yaitu 0%, 2,5%, 5%, 7,5% dan 10% dari
berat semen. Metode pembuatan dan pengujian kuat tekan paving block mengacu pada
SNI-03-0691-1996 dengan jumlah benda uji 3 sampel trial mix dan 40 sampel pengujian
28 hari, dengan dimensi panjang 20 cm, lebar 10 cm, dan tebal 6 cm. Pengujian
penyerapan air mengacu pada SNI 03-0691-1996. Untuk pengujian kuat tekan dan
penyerapan air dilakukan pada umur 28 hari dengan mutu rencana yaitu mutu D. Dari
pengujian didapatkan pengaruh penggunaan abu ampas tebu sebagai pengganti sebagian
semen pada kuat tekan paving block tidak bisa menaikkan kuat tekan, dengan hasil lebih
pada persentase penambahan 2,5%. Penggunaan abu ampas tebu 2,5% mengalami
kenaikan senilai 2,50% dari kuat tekan paving block normal. Untuk penyerapan air paving
block belum memenuhi standar nilai penyerapan air maksimal.
Kata kunci: Abu Ampas Tebu, Paving Block, Kuat Tekan, Penyerapan Air
Tidak tersedia versi lain