Text
STUDI ANALISIS KINERJA RUAS JALAN SITEBA – BYPASS – BALAI BARU KOTA PADANG (Studi kasus: persimpangan poltekes Siteba Padang)"
Ibukota Provinsi Sumatera Barat yang memiliki jumlah penduduk di Kota
Padang 913,450 ribu jiwa (BPS Kota Padang, 2021) dan selalu mengalami
peningkatan setiap tahunnya. Jalan Raya Siteba merupakan salah satu ruas jalan
terpadat di Kota Padang. Dimana arus lalu lintas yang terjadi di sepanjang jalan
tersebut terbilang cukup tinggi karena Ruas Jalan ini merupakan jalan yang sering
dilalui masyarakat dengan berbagai aktifitas. Di sekitar lokasi jalan tersebut
banyak yang memanfaatkan sebagai kawasan pertokoan dan perdagangan. Tujuan
penelitian ini adalah mengevaluasi kinerja ruas jalan Raya Siteba, menganalisis
tingkat pelayanan, dan memberi alternatif solusi untuk peningkatan kinerja pada
jalan tersebut dengan menganalisis tingkat pelayanan pada jalan Raya Siteba.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakkan Metode Pedoman
Kapasitas Jalan Indonesia ( PKJI 2014), hasil penelitian ruas jalan adalah
didapatkan data arus lalulintas paling besar pada hari pada jam 14:00 – 15:00 hari
Sabtu 5 Agustus 2023, menunjukan volume lalu lintas ruas jalan Raya siteba
dapat di ketahui bahwa periode waktu sibuk (peak hour) pada ruas jalan yakni
pada siang hari yaitu volume lalu lintas tertinggi pada jam 14.00-15.00 dengan
volume sebesar 1805,4 skr/jam, Kapasitas (C) 2589,7 skr/jam, Derajat Kejenuhan
(DS) = 0,697146. Alternatif solisi yang dilakukan yaitu dengan cara memberikan
rambu lalu lintas. penelitian ini adalah Berdasarkan kondisi kinerja pada jalan
Raya Siteba didapat Derajat Kejenuhan (DS) tingkat pelayanan C yaitu dimana
pada hari Sabtu di dapat nilai LOS dengan
Arus stabil, tetapi kecepatan dan
bergerak kendaraan di kendalikan, pengumudi di batasi dalam memilih kecepatan
.
Kata kunci : Volume Lalulintas, Kapasitas Persimpangan, Derajat
Kejenuhaan, Tundaan, Peluang antrian
Tidak tersedia versi lain