Text
Pengaruh Penambahan Abu Pecahan Terumbu Karang Terhadap Kuat Tekan Dan Penyerapan Air Paving Block
Paving block merupakan salah satu batu cetak yang sudah dikenal di masyarakat dan
banyak digunakan sebagai bahan bangunan untuk gedung dan jalan. Beberapa hal yang
menyebabkan kerusakan pada paving block yaitu mutu bahan susun yang tidak memenuhi
syarat, kekuatan paving block yang tidak sesuai standart dan banyaknya lintasan roda
kendaraan yang melebihi ketahanan yang membuat paving block akan mengalami retakretak.
Untuk
meningkatkan
kualitas
paving
block
diperlukan
adanya
bahan
tambah,
salah
satunya
yaitu abu pecahan terumbu karang. Abu pecahan terumbu karang mengandung
CaCO
3
yang paling besar. Hasil pembakaran CaCO
3
pada suhu kurang lebih 90ºC akan
menghasilkan CaO yang digunakan sebagai material penting dalam pembuatan semen.
Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh penambahan abu pecahan terumbu
karang terhadap kuat tekan dan penyerapan air paving block. Penelitian ini menggunakan
metode eksperimen dengan penambahan abu pecahan terumbu karang 1%, 2%, 3%, 4%
dan 5% dari berat semen dengan perbandingan campuran 1 semen : 3 pasir. Benda uji
berbentuk persegi panjang dengan ukuran 20 cm x 10 cm x 6 cm sebanyak 36 buah dengan
kuat tekan rencana 8,5 Mpa. Pengujian kuat tekan dan penyerapan air dilakukan pada
umur 28 hari. Dari pengujian diketahui bahwa kandungan CaCo3 pada abu pecahan
terumbu karang dapat meningkatkan kuat tekan dan menurunkan penyerapan air pada
paving block. Hasil kuat tekan tertinggi didapatkan pada paving block dengan
penambahan abu pecahan terumbu karang 5% dengan nilai kuat tekan meningkat sebesar
4,90% dari kuat tekan rencana dan penyerapan air paving block dengan penurunan
terbesar didapatkan pada penambahan abu pecahan terumbu karang 5% yaitu turun
sebesar 15,9% dari paving block tanpa bahan tambah.
Kata kunci: paving block, abu pecahan terumbu karang, kuat tekan, penyerapan air
Tidak tersedia versi lain