Text
Pengaruh variasi suhu pemanasan terhadap kuat tekan dan daya serap air paving block menggunakan silika sebagai filler (pengisi)
Paving block merupakan salah satu bahan konstruksi yang bersahabat terhadap
lingkungan, paving block sangat baik dalam mendukung konvervasi air tanah yang tidak
dimiliki oleh flexible pavement dan rigid pavement, dalam pelaksanaan di lapangan
paving block juga lebih cepat serta mudah saat pemasangan dan perawatan, serta
mempunyai harga yang terjangkau. Oleh karena itu paving block menjadi alternatif
pembangunan di Indonesia. Dalam produksi paving block, filler (bahan pengisi) memiliki
peran yang signifikan. Filler seperti pasir silika sering digunakan untuk mengisi ruang
antara agregat batu pecah dalam paving block. Pasir silika digunakan karena memiliki
sifat-sifat fisik yang baik dan berperan dalam meningkatkan kekuatan ikatan antara
partikel-partikel batu pecah, serta mengoptimalkan sifat-sifat paving block. Suhu
pemanasan adalah salah satu parameter kunci dalam proses produksi paving block.
Variasi suhu pemanasan dapat memengaruhi distribusi partikel pasir silika, mengubah
kekuatan ikatan, dan mempengaruhi struktur internal paving block. Pada penelitian ini
dilakukan inovasi variasi suhu pemanasan paving block dengan filler silika. Komposisi
agregat 1 : 2 : 2, dan 20% silika dengan variasi suhu pemanasan 0°C, 70°C, 90°C, 120°C.
Nilai kuat tekan rata-rata dan penyrapan air rata-rata variasi suhu pemanasan 0°C, 70°C,
90°C, 120°C adalah 7,58 MPa, 7,32 MPa, 4,57 MPa, 4,44 MPa dan nilai penyerapan air
6,54%, 11,05%, 11,75%, 12,10%.
Kata Kunci: paving block, filler silika, pemanasan, kuat tekan, penyerapan air
Tidak tersedia versi lain