Text
ANALISA TEGANGAN FLASHOVER BERDASARKAN KONTAMINAN ISOLATOR 150 KV MENGGUNAKAN METODE ANFIS CASE STUDY : KOTO PANJANG - PAYAKUMBUH
Berdasarkan hasil perhitungan dengan metode Anfis maka akan dibandingkan dengan hasil
eksperimen yang dilakukan secara fisik dan kemudian divalidasi menggunakan Matlab.
Metode perhitungan Anfis digunakan untuk memprediksi tegangan flashover isolator
berdasarkan parameter lingkungan seperti suhu dan kelembaban. Metode ini
memungkinkan estimasi yang akurat tanpa harus melakukan pengujian fisik pada isolator.
Tegangan flashover isolator saluran transmisi merupakan parameter penting dalam
menentukan keandalan dan kinerja sistem tenaga listrik. Saluran transmisi Koto PanjangPayakumbuh
memiliki 60% menara dikawasan perbukitan, sehingga membuat suhu dan
kelembaban menjadi dua faktor lingkungan yang memengaruhi kemampuan isolator dalam
menahan tegangan flashover. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh
kelembaban dan suhu terhadap tegangan flashover isolator saluran transmisi di Koto
Panjang-Payakumbuh, dengan menggunakan metode perhitungan Anfis. Dalam penelitian
ini, data kelembaban dan suhu digunakan sebagai input dalam perhitungan Abfis untuk
memperoleh estimasi tegangan flashover isolator. Hasil perhitungan MATLAB ANFIS
akan dibandingkan dengan hasil eksperimen yang dilakukan. Perbandingan ini akan
digunakan untuk memvalidasi keakuratan metode perhitungan MATLAB ANFIS. Matlab
digunakan sebagai alat untuk analisis data dan membandingkan hasil perhitungan dengan
data eksperimental. Dapat dilihat bahwa lumut yang melekat pada isolator akan
menghasilkan nilai flashover eksperimen yang tinggi mencapai 353 kV sedangkan pada
matlab nilai flashover mencapai 339 kV dengan nilai suhu mencapai 30,5
0
C dan nilai
kelembaban mencapai 76,8%. Sedangkan nilai flashover yang terendah mencapai 315,6 kv
sedanglan pada matlab diperoleh nilai sebesar 315,5 kV dengan nilai suhu 29,7
0
C dan
nilai kelembaban 77,5%. Dari yang sudah kita ketahui bahwa tingginya nilai suhu maka
nilai flashover akan semakin meningkat dikarenakan suhu dan flashover berbanding lurus.
Sedangkan pada kelembaban dengan flashover berbanding terbalik semakin tinggi nilai
kelembaban maka nilai flashover akan semakin kecil. Dapat dilihat bahwa nilai flashover
yang dihasilkan dari ekperimen dan matlab sedikit berbeda ini dikarenakan pemodelan
matimatis untuk mendefinisikan analisa dan prediksi tidak sepenuhnya mencerminkan
sistem fisik yang sesungguhnya. Pada proses pelatihan menggunakan Matlab tingkat
akurasi mencapai 90%
Kata kunci : Suhu, Kelembaban, Flashover
Tidak tersedia versi lain