Text
Kajian Campuran Aspal Dan Agregat (AC-WC) Dengan Kapur Padang Panjang Sebagai Filler Berdasarkan Uji Marshall
Perkerasan jalan merupakan prasarana transportasi yang dibangun dengan berbagai jenis
aspal campuran panas (Hot Mix Asphalt), yaitu campuran yang terbuat dari agregat dan
bitumen dicampur pada suhu lebih tinggi dari 150 C. Dalam rangka untuk menahan beban
lalu lintas dan kondisi lingkungan, jalan tersebut harus dirancang dengan baik seperti
ketebalan dan sifat materialnya. Pada penelitian ini penulis mencoba memanfaatkan
sumber daya alam di kota Padang Panjang, Sumatera Barat dimana penulis ingin
menggunakan kapur sebagai alternatif filler dikarenakan kapur mengandung kalsium
karbonat yang biasanya juga bisa digunakan untuk material konstruksi. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan kapur Padang Panjang
sebagai filler pada campuran panas agregat (AC-WC) dengan memvariasikan kapur yaitu
0%, 10%, 15%, 20% dan 25%. Kadar aspal yang digunakan adalah 4,5%, 5%, 5,5%, 6%
dan 6,5% dimana aspal yang digunakan adalah aspal pen 60/70. Metode yang digunakan
adalah pengujian Marshall Test. Dalam penelitian ini diketahui bahwa campuran aspal
panas dengan kadar kapur 0% memenuhi semua spesifikasi Marshall yaitu Stabilitas,
Kepadatan (Density), Rongga dalam agregat (Void In Mineral Agregat), Rongga dalam
campuran (Void In The Mix), Rongga dalam campuran aspal (Void Filled with Bitumen),
Kelelehan (Flow), Marshall Quotient (MQ) dengan Kadar Aspal Optimum (KAO) adalah
5,6%. Pada penggunaan kadar kapur 10% juga memenuhi spesifikasi Marshall yang
mengacu pada spesifikasi Bina Marga 2018 didapatkan nilai Kadar Aspal Optimum
sebesar 6,0%. Pada penggunaan kadar kapur 25% juga memenuhi spesifikasi Marshall
dengan nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) sebesar 6,5%. Namun pada penggunaan kadar
kapur 15% dan 20% tidak memenuhi spesifikasi Marshall dikarenakan tingginya nilai
kelelehan (flow) yang dapat menyebabkan aspal mudah berubah bentuk atau plastis. Dari
hasil penelitian yang penulis lakukan maka penggunaan kapur
Tidak tersedia versi lain