Text
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN CONDENSER UNTUK DESTILASI AIR MURNI
Proses destilasi merupakan salah satu metode yang cukup efektif untuk bisa memproduksi
air murni yang bebas dari kuman, bakteri, dan kontaminan. Prinsip kerja destilasi yaitu
air biasa dipanaskan hingga mencapai titik didihnya, dan uap air tersebut kemudian
dikondensasikan kembali menjadi air dengan menggunakan sebuah condenser untuk
mendapatkan air murni. Pengembangan sistem pendingin (condenser) untuk alat destilasi
air murni sangat penting untuk mencapai suhu kondensasi pada proses destilasi. Pada
penelitian ini, penulis menggunakan metode eksperimental yang termasuk kedalam
metode penelitian kuantitatif. Metode eksperimental merupakan metode penelitian yang
sering digunakan dalam penelitian eksakta. Penelitian eksperimental adalah penelitian
yang dilakukan dengan mengadakan manipulasi (perubahan) terhadap objek penelitian
kemudian menyelidiki apakah ada pengaruh dari hasil perubahan tersebut, Dimana sistem
pendingin (condenser) tidak berfungsi secara optimal dalam menurunkan suhu uap air
dari pemanas untuk terjadinya kondensasi yaitu merubah uap menjadi cairan kembali.
Penurunan suhu yang dicapai oleh condenser ternyata tidak mencukupi untuk mengubah
uap menjadi air sesuai dengan suhu yang diinginkan 16°C perancangan dan pembuatan
condenser untuk destilasi air murni tidak berhasil direalisasikan dengan sukses, sistem
pendingin (condenser) tidak bekerja secara optimal dalam mencapai titik suhu untuk
terjadinya kondensasi, penurunan suhu pada condenser hanya mencapai 20
0
C dengan
sistem pendingin (condenser) didapatkan rata-rata daya 45,83 Watt, rata-rata tegangan
12,06 Volt, arus 3,79 A, suhu 26,89
0
C.
Kata kunci: Air, destilasi, condenser, daya, tegangan, arus, dan suhu
Tidak tersedia versi lain