Text
Analisa Manfaat Pembangunan Infrastruktur Jembatan Pasca Banjir Tahun 2019 (Studi Kasus Sungai Pangkua Kabupaten Solok Selatan)
Jembatan Sungai Pangkua merupakan salah satu infrastruktur yang terletak di Kabupaten
Solok Selatan. Jembatan ini merupakan jembatan penghubung antara Jorong Sungai
Pangkua dengan akses ke Jalan Utama (Jalan Padang-Muara Labuh). Namun, pada tahun
2019 jembatan ini rusak akibat diterjang banjir. Akibat putusnya jembatan Sungai
Pangkua, diperkirakan 5000 warga dan siswa terpaksa harus memutar ke jalan alternatif
dengan menempuh jarak 10 km untuk menuju ke beberapa sarana seperti SMAN 5 Solsel,
MTsN 6 Solsel, SD N 05 Sungai Pangkua, serta Kantor Urusan Agama Kecamatan
KPGD. Namun, setelah diperbaiki pada tahun 2022 masyarakat Sungai Pangkua bisa
kembali melewati jembatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk
pemanfaatan infrastruktur jembatan Sungai Pangkua setelah rekonstruksi pasca bencana
banjir Tahun 2019 terhadap ekonomi masyarakat dan mengetahui bentuk pemanfaatan
infrastruktur jembatan Sungai Pangkua setelah rekonstruksi pasca bencana banjir Tahun
2019 terhadap Pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dari
hasil penelitian yang dilakukan dapat dijabarkan bahwa setelah rekonstruksi jembatan
masyarakat memperoleh keuntungan berupa efisiensi jarak tempuh kendaraan dari 10 km
menjadi hanya 1 km, dan hal tersebut dapat memangkas pengeluaran kendaraan hingga
90% sehingga berdampak kepada sektor ekonomi hingga pendidikan. Maka dapat di tarik
kesimpulan dari penelitian dan wawancara bahwa bentuk pemanfaatan infrastruktur
jembatan Sungai Pangkua setelah rekonstruksi pasca bencana banjir lebih berfokus
terhadap pemangkasan jarak tempuh yang diperoleh masyarakat dengan berbagai
kepentingan sehingga memudahkan mobilitas dan menjadikan jembatan Sungai Pangkua
sebagai infrastruktur vital yang ada di daerah tersebut.
Kata kunci: Jembatan, kualitatif, pemanfaatan, pasca-banjir, sungai pangkua
Tidak tersedia versi lain