Text
Analisis Kestabilan Menggunakan Aplikasi Software Geostudio Slope/W 2012 Studi Kasus Lereng Km-23 Sitinjau Lauik Padang
Dinding Penahan Tanah tipe Kantilever adalah salah satu jenis dinding penahan tanah yang
seringkali digunakan untuk menahan pergerakan tanah yang cukup ekstrim pada daerah lereng
curam yang cukup tinggi. Dinding penahan tanah tipe kantilever terbuat dari beton bertulang
yang terdiri dari dinding vertikal dan pelat dasar atau footing dengan tulangan yang berbentuk
huruf T, ketebalan pada kedua bagian struktur biasanya realitf tipis dan diberi tulangan secara
menyeluruh dengan jarak yang ditentukan berdasarkan perhitungan penulangan untuk
menahan momen dan gaya lintang yang bekerja pada dinding tersebut. Untuk melakukan
pengerjaan dinding penahan tanah tersebut, sebelumnya dasar lereng digali sebagai dasar dari
dinding penahan tanah kemudian dengan menggunakan bekisting atau cetakan yang telah
disusun tulangan kemudian dicor dengan beton. Tujuan dari penyusunan tugas akhir ini adalah
Mengetahui stabilitas lereng eksisting dengan menggunakan Geo-slope dan metode Fellenius.
Dan Mencari angka aman (SF) pada lereng akibat beban-beban yang bekerja telah diperkuat
dengan perkuatan dinding penahan tanah berjenjang tipe kantilever. Merencanakan dimensi
yang efektif dan efisien untuk untuk dinding penahan tanah berjenjang tipe kantilever dalam
mengatasi masalah kelongsoran lereng pada lokasi penelitian. Dari penelitian didapat
kesimpulan Nilai Factor of Safety (FoS) dari lereng dengan simulasi menggunakan software
Geoslope/W 2012 yaitu sebesar 0,318. Dari hasil yang diperoleh dapat dikatakan bahwa lereng
daerah penelitian tidak aman karena nilai Factor of Safety (FoS) kurang dari
Tidak tersedia versi lain