Text
Analisa Pengaruh Jarak Antar Fasa Terhadap Rugi Korona Pada Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi 275 Kv Kiliran Jao Payakumbuh
Penelitian ini membahas tentang rugi-rugi daya dan rugi efisiensi terhadap variasi nilai
jarak antar fasa pada Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi dengan kapasitas tegangan
275 kV. Tempat aplikasi dari stasiun transmisi Kiliran Jao ke stasiun transmisi
Payakumbuh dengan panjang saluran 126,4 km. Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi
itu, terjadi permasalahan munculnya korona dengan ditandai adanya bunyi bising,
berbau ozon, dan cahaya ungu pada penghantar. Korona dapat menyebabkan rugi-rugi
daya dan rugi efisiensi mengakibatkan daya yang dikirim ke konsumen tidak sesuai.
Tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui nilai rugi-rugi daya dan efisiensi dengan
menggunakan metode analisis perhitungan matematis persamaan Peek dan lainnya.
Perhitungan dilakukan berdasarkan data-data yang diperoleh saat melakukan penelitian
dengan divariasikan nilai jarak antar fasa dari 4 meter sampai dengan 8 meter. Hasil
yang diperoleh bahwa rugi-rugi daya maksimum terjadi pada jarak antar fasa 4 meter
(suhu maksimum) yaitu 1880,832 kW dan rugi efisiensi 1,3 %. Rugi-rugi daya
minimum terjadi pada jarak antar fasa 8 meter (suhu minimum) yaitu 2,195 kW dan rugi
efisiensi yaitu 0,1 %. Hal tersebut disebabkan oleh suhu yang lebih rendah
mengakibatkan penghantar tidak terlalu panas dan cuaca baik (cerah) menyebabkan
rugi-rugi daya dan rugi efisiensi kecil. faktor yang paling signifikan adalah jarak antar
fasa, semakin jauh jarak antar fasa semakin kecil rugi-rugi daya dan rugi efisiensi.
Sebaliknya semakin dekat jarak antar fasa, semakin besar rugi-rugi daya dan rugi
efisiensi.
Kata kunci : Korona, Rugi-rugi daya, Rugi efisiensi
Tidak tersedia versi lain