Perpustakaan Institut Teknologi Padang

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of ANALISA PEMODELAN GENERATOR MAGNET PERMANEN TIGA PHASA DENGAN MODEL ROTOR IPM-ARC SHAPE
Penanda Bagikan

Text

ANALISA PEMODELAN GENERATOR MAGNET PERMANEN TIGA PHASA DENGAN MODEL ROTOR IPM-ARC SHAPE

Fahmi Alfiansyah - Nama Orang;

Pemodelan Generator ini merupakan studi awal tentang bagaimana merubah alternator
kendaraan motor yang tidak lagi memerlukan arus eksitasi awal. Dimana percobaan
dilakukan dengan cara merubah rotor menjadi magnet permanent. Desain yang digunakan
adalah desain IPM-ARC menggunakan air gap renggang dan sempit. Adapun Hal yang
dilakukan adalah pengumpulan data dimensi ukuran stator 142 mm dan rotor 102mm,
type magnet neodymium dan grade magnet N52, dengan jumlah 4 kawat 2 lilitan, 12
kutub, pemodelan desain dengan air gap renggang dan air gap sempit dan simulasi
menggunakan Finite Element Method. Hasil simulasi menunjukkan karakteristik
penyebaran fluks fluks magnet pada rotor yang sampai pada stator melewati celah celah
coil. Sedangkan karakteristik stator yang diberikan lilitan coil fluks fluks magnet pada
stator yang dipengaruhi dari perputaran rotor . Ketika rotor dengan magnet permanen
berputar, medan magnetik yang dihasilkan oleh magnet permanen berubah seiring dengan
putaran rotor. Perubahan ini pada medan magnetik menyebabkan perubahan fluks
magnetik melalui kawat konduktor (coil) pada stator, perubahan fluks magnetik yang
melintasinya akan menghasilkan tegangan induksi pada kawat konduktor tersebut yang
menghasilkan tegangan listrik. Output tegangan yang dihasilkan dari generator magnet
permanent dengan air gap renggang sebesar 2.4 volt sedangkan output tegangan yang
dihasilkan generator magnet permanent dengan air gap sempit sebesar 7.1 volt 3
fasa.Sehingga generator magnet permanent dengan air gap sempit output tegangan yagn
dihasilkan lebih besar dan efisiensinya pun juga lebih tinggi dibandingkan dengan
generator magnet permanent dengan air gap renggang.

Kata Kunci : Generator, Magnet Permanent, Neodymium, Stator, Rotor


Ketersediaan
#
Perpustakaan ITP (Karya Ilmiah 2) 2331-084
2331-084
Tersedia - Available
Informasi Detail
Judul Seri
Tugas Akhir Teknik Elektro Sarjana
No. Panggil
2331-084
Penerbit
Padang : Fakultas Teknik ITP., 2023
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
2019310005
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
computer
Tipe Pembawa
-
Edisi
2023
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • abstrak Fahmi Alfiansyah
  • TA Fahmi Alfiansyah
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Institut Teknologi Padang
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?