Text
ANALISA PEMODELAN GENERATOR MAGNET PERMANEN TIGA PHASA DENGAN MODEL ROTOR IPM-ARC SHAPE
Pemodelan Generator ini merupakan studi awal tentang bagaimana merubah alternator
kendaraan motor yang tidak lagi memerlukan arus eksitasi awal. Dimana percobaan
dilakukan dengan cara merubah rotor menjadi magnet permanent. Desain yang digunakan
adalah desain IPM-ARC menggunakan air gap renggang dan sempit. Adapun Hal yang
dilakukan adalah pengumpulan data dimensi ukuran stator 142 mm dan rotor 102mm,
type magnet neodymium dan grade magnet N52, dengan jumlah 4 kawat 2 lilitan, 12
kutub, pemodelan desain dengan air gap renggang dan air gap sempit dan simulasi
menggunakan Finite Element Method. Hasil simulasi menunjukkan karakteristik
penyebaran fluks fluks magnet pada rotor yang sampai pada stator melewati celah celah
coil. Sedangkan karakteristik stator yang diberikan lilitan coil fluks fluks magnet pada
stator yang dipengaruhi dari perputaran rotor . Ketika rotor dengan magnet permanen
berputar, medan magnetik yang dihasilkan oleh magnet permanen berubah seiring dengan
putaran rotor. Perubahan ini pada medan magnetik menyebabkan perubahan fluks
magnetik melalui kawat konduktor (coil) pada stator, perubahan fluks magnetik yang
melintasinya akan menghasilkan tegangan induksi pada kawat konduktor tersebut yang
menghasilkan tegangan listrik. Output tegangan yang dihasilkan dari generator magnet
permanent dengan air gap renggang sebesar 2.4 volt sedangkan output tegangan yang
dihasilkan generator magnet permanent dengan air gap sempit sebesar 7.1 volt 3
fasa.Sehingga generator magnet permanent dengan air gap sempit output tegangan yagn
dihasilkan lebih besar dan efisiensinya pun juga lebih tinggi dibandingkan dengan
generator magnet permanent dengan air gap renggang.
Kata Kunci : Generator, Magnet Permanent, Neodymium, Stator, Rotor
Tidak tersedia versi lain