Text
Pemanfaatan Penginderaan Jauh untuk Identifikasi Perubahan Penggunaan Lahan Pada Kawasan Wisata Carocok Painan Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan
Peningkatan pariwisata seperti kunjungan wisatawan menyebabkan perubahan
penggunaan lahan sehingga terjadi peningkatan kebutuhan akomodasi seperti
hotel,penginapan atau homestay, restoran, warung dan lainnya. Perubahan lahan di
suatu daerah tentunya akan membentuk suatu pola tertentu. Seiring dengan terus
berkembangnya kegiatan pariwisata, maka ruang yang ada disekitar daya tarik wisata
tersebut akan berubah. Penelitian ini dimaksud untuk mengidentifikasi perubahan
penggunaan lahan pada tahun 2001,2009 dan 2022 di Kawasan Carocok Painan
Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif
dengan menggunakan metode Supervaised yaitu Maximum Likelyhood. Data yang
digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan data sekunder citra Landsat 7 ETM
dan Citra Landsat 8 OLI yang telah diinterpretasi. Pada penelitian ini diketahui bahwa
Penggunaan lahan di Kecamatan IV Jurai memiliki total luas wilayah 36.588,22 Ha
yang dapat dikategorikan menjadi 7 Kelas yaitu hutan lahan kering primer, hutan lahan
kering sekunder, perkebunan,lahan terbangun, sawah, semak belukar dan tanah terbuka.
Pada Tahun 2001 Hutan lahan kering primer memiliki luas 25.574,81, hutan lahan
kering sekunder memiliki luas 7.126,29 Ha Sawah memiliki luas 1.900,82 Ha. Semak
belukar memiliki luas 1.110,87 Ha, lahan terbangun memiliki luas 490,58 Ha,
perkebunan memiliki luas 114,83 Ha dan Tanah Terbuka memiliki luas 56,50 Ha. Pada
Tahun 2022 hutan lahan kering primer memiliki luas 24.458,91 Ha, hutan lahan kering
sekunder memiliki luas 7.701,19 Ha. Semak belukar memiliki luas 1.818,41 Ha. Sawah
memiliki luas 1.462,40 Ha. Lahan terbangun memiliki 930,52 Ha . Perkebunan
memiliki luas 175,31 Ha kecil dan tanah terbuka dengan luas 41,70 Ha. Sedangkan
Pada Tahun 2022 hutan lahan kering primer memiliki luas 23.228,93 Ha. Hutan lahan
kering sekunder memiliki luas 9.211,22 Ha. Semak belukar memiliki luas 1.371 Ha
Lahan terbangun memiliki luas 1.306,84 Ha . Sawah dengan luas 1.266,81 Ha,
perkebunan memiliki 138,81 Ha . Tanah Terbuka memiliki luas 65,02 Ha. Adapun uji
akurasi dari penelitian ini adalah 92 %
Kata Kunci : Kecamatan IV Jurai, Penggunaan Lahan,Maximum Likelyhood, Citra Landsat, Penginderaan Jauh.
Tidak tersedia versi lain