Text
PERBANDINGAN DIRECTION ASCENDING DAN DESCENDING DI SEGMEN SIANOK SESAR SEMANGKO MENGGUNAKAN METODE PS-InSAR
Pergerakan sesar Sumatera dipicu oleh aktivitas lempeng pada zona subduksi barat
Sumatera, yaitu lempeng Indo-Australia yang bergerak menujam ke bawah lempeng
Eurasia, sehingga menyebabkan timbulnya tekanan yang mendorong daerah Sumatera
kearah Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk hasil data Ascending dan
Descending dampak patahan yang terjadi pada Sesar Semangko Segmen Sianok dari
tahun 2020-2023 dan untuk memetakan Land Displacement patahan Sesar Semangko
Segmen Sianok dari tahun 2020-2023. Berdasarkan dari hasil penggolahan data dalam
penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini menggunakan data direction
ascending dan descending yang mengalami pergerakan tanah (Land Displacement) akibat
pergerakan ini dampak dari patahan yang terjadi akibat aktivitas seismik di sepanjang
segmen yang mengakibatkan terjadinya dampak bencana alam seperti longsor, dan gempa
bumi. Dampak ini dipicu akibat pergerakan tanah karena efek patahan permukaan dan
goncangan tanah memang menyebabkan sebagian besar kerusakan dalam beberapa
kejadian. Data ascending menjelaskan terjadinya uplif pertahunnya sebesar 15,28 mm
dengan ditandai warna biru tua dan warna merah pada peta menunjukkan terjadinya
subsidance sebesar -30,55 mm pertahunnya, sedangkan warna bitu muda mendominasi
pada daerah perkotaan atau daerah yang banyak dihuni masyarakat sekitar. Sedangkan
pada data descending perubahan pergerakan tanah menunjukkan terjadinya uplift
pertahunnya sebesar 6,74 mm dan warna merah menunjukkan terjadinya subsidance
sebesar -13,47 mm pertahunnyas. Dari perubahan warna masing-masing data
menunjukkan data ascending dan descending mengalami land subsidance
uplift dan subsidence.
Kata Kunci : Ascending dan Descending, Land Displacement, Efek Patahan
Tidak tersedia versi lain