Text
Pengaruh Penambahan Cangkang Keong Sawah Terhadap Kuat Tekan Beton
Penelitian ini memanfaatkan limbah cangkang keong sawah karena cangkang ini
mengandung banyak besi dan zat organik yang dapat membentuk komponen struktural
serta senyawa fosfor. Hal ini serupa dengan komposisi semen yang kaya akan kalsium
dan silikat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi penggunaan cangkang
keong sawah sebagai komponen tambahan dalam campuran beton dengan fokus pada
peningkatan kuat tekan beton dalam jangka panjang. Penelitian ini berbentuk eksperimen
dengan menggunakan cangkang keong dalam berbagai proporsi (0%, 5%, 10%, 15%
berdasarkan berat semen) sebagai bahan tambahan dalam pembuatan beton. Penelitian ini
mengacu pada Standar SNI 7656-2012 dalam hal bahan dan desain campuran beton.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton normal memiliki kuat tekan sebesar 155,80
kg/cm
2
pada umur 7 hari dan 226,77 kg/cm
2
pada umur 28 hari. Pada variasi dengan
penambahan serbuk cangkang keong sebesar 10%, ditemukan bahwa kuat tekan optimal
tercapai pada umur 14 hari dengan nilai 171,19 kg/cm
2
dan pada umur 28 hari dengan
nilai 236,58 kg/cm
2
. Hal ini mengindikasikan peningkatan sebesar 9,88% pada umur 14
hari dan 4,33% pada umur 28 hari dibandingkan dengan beton normal.
Penambahan abu cangkang keong terhadap kuat tekan beton juga diamati, dan hasil
menunjukkan bahwa peningkatannya tidak begitu signifikan. Pada variasi penambahan
10% abu cangkang keong, tercatat peningkatan kuat tekan sebesar 4,33% dibandingkan
dengan beton normal.
Kata kunci : Kuat Tekan, Limbah Cangkang Keong Sawah, Penambah Semen, CKS.
Tidak tersedia versi lain