Text
PEMETAAN POTENSI OBJEK WISATA ALAM DI PULAU SIPORA KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI
Pariwisata adalah bagian penting dalam proses pembangunan nasional dan menjadi salah satu program prioritas pembangunan pemerintah. Namun kurangnya pemahaman dan informasi terkait objek wisata yang ada akan menjadi penghambat berkembangnya suatu obejek wisata. Dengan perkembangan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) dapat digunakan untuk keperluan studi dan penelitian. Penelitian ini dilakukan di Ibukota Kabupaten Kepulauan Mentawai yaitu Pulau Sipora yang sering dikunjungi baik untuk pengurusan administrasi maupun dikunjungi untuk berwisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memetakan persebaran potensi objek wisata alam di Pulau Sipora dan untuk melakukan penilaian daya tarik objek wisata alam di Pulau Sipora menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Data yang digunakan dalam pembuatan peta potensi objek wisata alam adalah 16 titik koordinat objek wisata alam di Pulau Sipora hasil marking. Sedangkan data yang digunakan untuk penilaian daya tarik objek wisata alam adalah kuesioner 13 responden yang diolah menggunakan perangkat lunak Expert Choice 11. Hasil pemetaan potensi objek wisata alam adalah peta potensi objek wisata alam di Pulau Sipora Kabupaten Kepulauan Mentawai. Hasil dari penilaian daya tarik objek wisata alam menggunakan metode AHP adalah nilai daya tarik objek wisata alam di Pulau Sipora. Dari penilaian yang dilakukan diketahui dari 6 parameter, aksesibilitas adalah parameter yang paling mempengaruhi daya tarik objek wisata alam
di Pulau Sipora dengan nilai 0,237 atau setara dengan 23,7%. Dari10 objek wisata bahari, diketahui objek wisata Hutan Bakau Awera adalah pilihan tertinggi dengan nilai 0,271 atau setara dengan 27,1%. Dari 6 objek wisata air terjun, objek wisata Air terjun Pajujurung adalah pilihan tertinggi dengan nilai 0,383 atau setara dengan 38,3%. Nilai Consistency Ratio (CR) keseluruan pada pengolahan level 1 dan 2 adalah 0,00 dan level 3 adalah 0,02, dengan demikian hasil penilaian ini dapat dikatakan konsisten karena nilai CR-nya ≤ 0,1.
Kata kunci: SIG, AHP, Potensi, Daya Tarik, Objek Wisata Alam
Tidak tersedia versi lain