Text
Perbandingan Kinerja Alat Pengering Efek Rumah Kaca Tipe Rotari Sistem Tertutup dengan Sistem Terbuka Menggunakan Tungku Biomassa dengan Penukar Kalor 2 Tingkat Untuk Mengeringkan Ikan Nila
Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan performansi alat pengering efek rumah
kaca tipe rotari sistem terbuka (APERK-TR-STA) dengan sistem tertutup (APERK-TRSTP)
untuk mengeringkan ikan nila. Pada APERK-TR-STA ikan dikeringkan dari berat
awal 89,20 kg (kadar air awal 68,61 % basis basah (bb)) hingga berat akhir sebesar 35,04
kg (kadar air akhir 20 % bb) pada temperatur rata-rata 57,03
o
C dengan laju aliran massa
udara 0,459 kg/s diperlukan waktu selama 8 jam 19 menit. Sedangkan pada APERK-TRSTP
ikan nila dikeringkan dari berat awal 90,56 kg (kadar air awal 69,08 % bb) hingga
hingga berat akhir sebesar 35,04 kg (kadar air akhir 20% bb) pada temperatur rata-rata
56,29
o
C dengan laju aliran massa udara 0,459 kg/s diperlukan waktu selama 9 jam 39
menit. Laju pengeringan (DR) rata-rata untuk APERK-TR-STA dan APERK-TR-STP
masing-masing diperoleh sebesar 4,26 kg/jam dan 4,79 kg/jam. Laju penguapan air
spesifik (SMER) rata-rata untuk APERK-TR-STA dan APERK-TR-STP masing-masing
diperoleh sebesar 0,119 kg/kWh dan 0,223 kg/kWh. Konsumsi energi spesifik (SEC) ratarata
untuk APERK-TR-STA dan APERK-TR-STP masing-masing diperoleh sebesar
15,01 kWh/kg dan 6,90 kWh/kg. Efisiensi alat pengering untuk APERK-TR-STA dan
APERK-TR-STP masing-masing diperoleh sebesar 21,04 % dan 39,16 %. Dari hasil
penelitian dapat disimpulkan bahwa APERK-TR-STP lebih baik dari APERK-TR-STA
karena mempunyai nilai DR, SMER dan efisiensi lebih besar dari APERK-TR-STA dan
mempunyai nilai SEC yang rendah.
Kata kunci : ikan, pengeringan, efek rumah kaca, rak rotari, performansi
Tidak tersedia versi lain