Text
ANALISA TEKNIS DAN KERUSAKAN BANTALAN INDUCED DRAFT FAN DI PT. SEMEN PADANG
Bantalan (bearing) merupakan salah satu bagian dari elemen mesin yang memegang
peranan cukup penting, fungsi dari bantalanpada umumnya adalah untuk menumpu
sebuah poros agar poros dapat berputar tanpa mengalami gesekan yang berlebih. Dalam
sistem kinerja Induced Draft Fan, bantalan sangat dibutuhkan peranannya dikarenakan
salah satu elemen komponen penting sebagai dudukan dari poros,khususnya untuk
memudahkan empller pada alat Induced Draft Fan untuk berputar dengan lancar dalam
proses mangantarkan gas panas. Pada saat mengikuti kerja praktek (KP) di PT. Semen
Padang terdapat suatu masalah saat pengecekan pada Induced Draft Fan ditemukan
komponen yang mengalami kerusakan yaitu bearing. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui penyebab bearing yang mengalami kerusakan pada alat Induced Draft Fan
(IDF) dan bagaimana perencanaan strategis pemeliharaan bantalan Induced draft fan.
Metode yang digunakan adalah reliability centered maintenance (RCM). Penyebab
kerusakan bearing dianalisa dengan menggunakan Metode Failure Mode Effect and
Critical Analysis (FMECA). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab
kerusakan Bearing ID fan adalah clearance dengan nilai RPN sebesar 210, sistem
pelumasan dengan nilai RPN sebesar 36, ketidak seimbangan dengan nilai RPN 72, dan
high temperatur tinggi dengan nilai RPN 54. Usulan perawatan bearing ID fan
berdasarkan metode RCM diterapkan jenis perawatan Scheduled Restoration task atau
preventive maintenance dengan berupa penggantian oli dengan waktu 5803,2 jam atau
241 hari.
Kata kunci: Induced Draft Fan, Bearing, FMECA, RCM
Tidak tersedia versi lain