Text
PEMBUATAN SCAFFOLD KOMPOSIT HA/SILIKA DENGAN METODE SPACE HOLDER: ANALISIS SIFAT FISIK DAN MEKANIK
ABSTRAK
Scaffold bio-keramik Hidroksiapatit (HA) – Silika (SiO2) telah dibuat
menggunakan metode space holder dengan cara dan tahapan manufaktur yang
dikembangkan khusus, dengan tujuan untuk mendapatkan nilai porositas dan
compressive strenght yang tetap tinggi pada scaffold. HA-silika disiapkan berbentuk
serbuk halus dan dilakukan proses mixing basah selama 2 jam dengan PVA dan ethanol
sehingga berbentuk slurry, kemudian dikeringkan untuk menghilangkan kandungan
ethanol. HA-silika yang mengandung PVA ditambahkan garam (salt) sebagai material
pembuat pori-pori secara bervariasi dengan rasio sampel 55:45%, 50:50%, 45:55%,
40:60%, 35:65% dan 30:70%. Tahapan selanjutnya green body dipersiapkan dengan
proses uniaxial pressing pada tekanan 100 MPa dan ditahan selama 3 menit dengan
ukuran cetakan memiliki diameter 8 mm. Proses sintering dilakukan dengan temperatur
1.300°C dengan holding time selama 4 jam, lalu temperatur diturunkan hingga 300°C
dengan Heating dan cooling rate dipertahankan 5°C/menit selama proses sintering.
Scaffold HA/silika dikarakterisasi sifat fisik dan mekanik diantaranya uji susut linear,
uji porositas, pengamatan mikro struktur dengan digital microscope (DM), distribusi
ukuran pori-pori dan uji compressive strength. Pada pengujian susut linier dan porositas,
hasil yang didapatkan berbanding lurus dengan meningkatnya jumlah agen pembuat
pori. Pada pengujian struktur mikro, jarak antara pori-pori semakin rapat siring
penambahan agen pembuat pori. Pada pengujian compressive strenght semakin tinggi
persentase salt yang ditambahkan, maka nilai compressive strenght akan semakin
menurun, karena agen pembuat pori yang semakin banyak dan menyebabkan jumlah
pori-pori yang terbentuk pada scaffold semakin meningkat.
Kata kunci: Scaffold, hidroksiapatit, silika, struktur mikro, compressive strenght
Tidak tersedia versi lain