Text
Pengaruh variasi komposisi serbuk cangkang kemiri dan arang cangkang kemiri/epoxy terhadap densitas dan struktur mikro
Berdasarkan data badan pusat statistik provinsi Sumatera Barat (2019) kemiri
merupakan salah satu komuditas perkebunan yang umum di sumatera barat, produksi
kemiri di Sumatera Barat pada tahun 2017 mencapai 6.948,44 ton, dengan potensi
limbah cangkang sekitar 65-75%. Limbah cangkang kemiri belum begitu banyak
dimanfaatkan, terutama dalam bidang teknologi bahan. Pada penelitian ini, melakukan
inovasi terhadap pengelolaan limbah cangkang kemiri dengan tujuan mereduksi limbah
cangkang kemiri menjadi suatu yang bermanfaat menjadi komposit dari cangkang
kemiri/epoxy. Cangkang kemiri ditumbuk hingga jadi serbuk dan di lakukan
pengayakan pada serbuk dengan mesh 50-80 dengan hasil serbuk berukuran 177297µm.
Untuk mendapatkan serbuk arang cangkang, cangkang kemiri di karbonisasi
setelah itu ditumbuk hingga jadi serbuk dan dilakukam pengayakan dengan mesh 100200
dengan
hasil
serbuk
berukuran
74-149µm.
Sedangkan
untuk
resin
epoxy
dicampur
dengan
perbandingan
resin
dengan
hardener
(2:1).
Rasio
campuran
komposit
cangkang
kemiri%,
arang cangkang kemiri%, dan resin epoxy % adalah (55:0:45), (53:2:45),
(51:4:45), (49:6:45), (47:8:45), (45:10:45), (43:12:45). Pencetakan sampel uji
menggunakan metode cetak, cetakan di press dengan tekanan 28 kg/cm
selama 24 jam.
Pengujian sampel pada penelitian ini yaitu pengamatan pada struktur mikro dan
pengujian densitas. Pada pengujian densitas dan pengamatan struktur mikro, dimana
fraksi yang paling baik di antara fraksi lain adalah pada fraksi ke-6 (45%:10%:45%)
karena dapat dilihat pada nilai densitasnya 1,26
2
Tidak tersedia versi lain