Text
PENGARUH VARIASI KOMPOSISI KOMPOSIT SERBUK CANGKANG KEMIRI/SERBUK ARANG CANGKANG KEMIRI/EPOXY TERHADAP KEKERASAN DAN LAJU KEAUSAN
Kemiri adalah salah satu komoditi yang banyak ditanam di Indonesia, tumbuhan kemiri
hidup di daerah tropis dan subtropik sehingga dapat ditanam didataran rendah maupun
didataran tinggi, pohon kemiri ini bisa mencapai 25-40 meter. Komposit merupakan
sejumlah sistem multifasa sifat gabungan, yaitu gabungan antara bahan matriks atau
pengikat, dengan pemerkuat. Komposit dibentuk dari dua atau lebih bahan penyusun yang
berbeda jenis, sehingga memiliki sifat-sifat yang berasal dari bahan- bahan penyusun
tersebut. Mengetahui bagaimana pengaruh dari pengurangan presentase serbuk cangkang
kemiri material penyusun komposit serta penambahan serbuk arang cangkang kemiri dan
Epoxy terhadap nilai kekerasan, nilai keausan. Perbandingan komposisi antara cangkang
kemiri dengan serat bambu mendapatkan kekerasan merupakan kemampuan suatu
material untuk bertahan dari proses abrasi (gesekan) atau tekanan kedalam (indentasi)
oleh benda keras lain. komposisi 55%:0%:45% masih terlihat banyak rongga, ini dapat di
lihat pada patahan spesimen yang di atas pada gambar 4.4. untuk spesimen 55%:0%:45%
hal ini menyebabkan kekerasanya rendah hal ini di sebabkan karna bagian titik identor
pada alat uji kekerasan menekan bagian rongga pada permukaan komposit, dan pada nilai
laju keausannya sifat keausan bahan komposit ini dipengaruhi beberapa faktor
diantaranya adalah kekerasan dan porositas bahan tersebut. gabungan antara nilai
kekerasan dan nilai laju keausan komposit SACK/SCK/resin. Nilai kekerasan meningkat
mulai dari penambahan SACK dari 0% hingga 10%, hubungan antara kekerasan dan laju
keausan semakin tinggi nilai kekerasan komposit maka semakin rendah untuk nilai laju
keausanya.
Kata kunci: Kemiri, SACK, Komposit, Identasi, Kekerasan, Keausan Porositas,
Cangkang.
Tidak tersedia versi lain