Text
Perancangan sistem pengiriman data hexacopter dengan menggunakan telemetry system
Penggunaan wahana hexacopter saat ini semakin berkembang. Untuk mempermudah
penerbangan wahana hexacopter maka diracanglah sebuat sistem yang memungkinkan wahana
hexacopter dapat terbang secara otomatis mengikuti rute terbang yang telah dibuat sebelumnya.
Pengiriman data ini dibentuk dari beberapa titik koordinat yang akan membuat sebuah rute
terbang. Saat wahana hexacopter terbang secara otomatis diperlukan sebuah sistem yang dapat
memantau kondisi wahana hexacopter saat terbang untuk itu digunakan sistem telemetry 433mhz
untuk mendeteksi gangguan yang mungkin terjadi ketika hexacopter terbang secara otomatis.
Maka dirancanglah hexacopter berbasis telemetry 433mhz. Tujuannya membuat sebuah wahana
hexacopter yang mampu terbang mengikuti rute terbang secara otomatis dengan menggunakan
telemetry 433mhz. Dari perancangan yang telah dilakukan didapatkan sebuah wahana
hexacopter yang mampu terbang baik secara manual maupun otomatis dengan mengikuti rute
terbang. Rata-rata penyimpangan koordinat yang terjadi dalam rute terbang sebesar
0,747049516m. Dan dengan penyimpangan terbesar terjadi yaitu 1,157503m. Komunikasi
terjauh 3DR telemetry 433mhz yang didapatkan sejauh 400m dengan kekuatan sinyal sebesar -
92,3dbm pada wahana hexacopter dan -93,3dbm pada groundcontrol.
Kata kunci : Telemetry 433mhz, Hexacopter, Waypoint.
Tidak tersedia versi lain