Text
Analisis kestabilan lereng menggunakan aplikasi geoslope studi kasus di jalan sitinjau laut km23
Kota Padang merupakan daerah dengan topografi yang beragam mulai dari dataran
tinggi, daratan rendah dan perbukitan, karena kondisi topografi yang beragam
mengindikasikan Kota Padang rawan terhadap longsor. Longsor yang terjadi di ruas Jalan
Sitinjau Laut km 23 mengakibatkan terganggunya arus lalulintas di Jalan tersebut, dengan
adanya bencana longsor di ruas jalan tersebut perlu dilakukan analisis kestabilan lereng di
lokasi longsor. Analisis kestabilan lereng dilakukan dengan pemetaan topografi
menggunakan Global Mapper dan menggunakan data sekunder tanah pada lokasi
penelitian. Dimana sampel tanah meliputi nilai kohesi tanah, sudut geser dan parameter
tetap tanah. Analisis stabilitas lereng pada lokasi penelitian menggunakan program
Geoslope/W 2012 analisis tersebut bertujuan mencari nilai Factor Of Safety (FOS) pada
lereng lokasi longsor. Hasil pemetaan topografi diperoleh kontur dengan ktetinggian 780
Meter sampai 1260 Meter diatas permukaan laut (mdpl), serta hasil analisis stabilitas lereng
menggunakan geoslope diperoleh nilai FoS sebesar 0,581 dan dapat dikatakan bahwa
lereng pada daerah penelitian tidak aman karena nilai FoS kurang dari 1.
Kata Kunci : Stabilitas lereng, factor of safety (FoS)
Tidak tersedia versi lain